Dinas Koperasi dan UKM NTB Gelar Diklat Akuntansi Koperasi dan Manajemen Tata Boga

UKM NTB
Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Lalu Wirajaya meninjau produk peserta UKM yang mengikuti Diklat Manajemen Tata Boga di Balai Diklat Koperasi UKM NTB, Selasa (6/4/2021). (ZUL/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Untuk kemajuan UKM dan Koperasi, Dinas Koperasi dan UKM NTB menggelar Diklat Akuntansi Koperasi dan Diklat Manajemen Usaha Kecil Bidang Tata Boga di Balai Diklat Koperasi UKM NTB pada 5-8 April 2021.

PLT Kasi Fasilitasi Pengembangan UKM Balai Diklat Koperasi dan UKM NTB Lalu Kaswari yang juga Ketua Panitia Diklat menyampaikan, pelatihan ini diikuti perwakilan UKM dan Koperasi se-NTB. Rinciannya, 30 peserta dari usaha kecil bidang tata boga dan 30 peserta dari pengurus atau pengawas koperasi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Lalu Wirajaya mengatakan, kegiatan ini bukan seremonial saja, melainkan untuk meningkatkan capacity building. “Harapan saya koperasi ini menjadi soko guru ekonomi bangsa. Untuk itu koperasi harus aktif dan KEREN,” jelasnya saat pembukaan Diklat, Selasa (6/4/2021).

KEREN dimaksud yakni Kreatif, Responsif, dan Normatif. Kreatif yakni mampu menangkap peluang usaha. Contoh saat pandemi ada tunggakan. Nah bagaimana cara meng-guidance agar nasabah mampu membayar.

Lalu Responsif yakni bagaimana cepat tanggap terhadap kebutuhan anggota atau perkembangan yang ada.

Kemudian Normatif yakni bagaimana agar tata kelola menggunakan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Jika koperasi aktif dan KEREN tentu harapan kita koperasi bisa maju dan berprestasi,” jelasnya.

Dan diharapkan melalui Diklat ini pengurus dan pengawas bisa menambah pengetahuan untuk memajukan koperasi.

Adapun untuk Diklat Manajemen Tata Boga lanjutnya, bukan hanya soal cara membuat, tetapi juga soal manajemen dan perencanaan pembiayaan, produksi dan pemasaran. Kemudian bagaimana mengorganisasi agar maju. “Jangan ansih produk saja, tetapi semuanya dipikirkan. Untuk itu Diklat ini harus benar-benar dimanfatkan,” jelasnya. (RL)