Dikpora Klaim Sudah Transparan

MATARAM—Protes yang dilayangkan Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, HM Zaini,  terkait transparansi dalam penerimaan siswa baru melalui jalur prestasi membuat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) setempat buka mulut.

Ketua Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), H Zainal Arifin mengatakan, beberapa tudingan yang dilontarkan terkait penerimaan siswa baru melalui jalur prestasi keliru. Proses penerimaan siswa dipastikan betul-betul transparan.

Dalam proses seleksi, jelasnya, pihaknya telah memberlakukan sejumlah tahapan, termasuk tes tulis. Bahkan pada jalur prestasi, akumulasi nilai calon siswa yang diterima yakni rata-rata 8,00 pada raport siswa.

BACA JUGA :  Disbudpar Klaim Kunjungan Wisatawan 2,9 Juta Orang

“Kita sudah transparan. Kita bahkan sudah ada koordinasi dengan DPRD Kota Mataram yakni Komisi IV yang membidangi pendidikan,’’ katanya, kepada Radar Lombok, Rabu kemarin (15/6).

Khusus untuk kelas prestasi, ungkapnya, semua sekolah membuka ruang bagi kalangan siswa-siswi yang betul-betul berprestasi.  Zainal membantah, adanya dugaan titipan pejabat  yang banyak lulus. ‘’Tidak ada titipan, semua sudah transparan,” bebernya.

Para siswa yang lulus di jalur prestasi, sambungnya, tidak diperbolehkan pindah ke sekolah lain. Misalnya, siswa tersebut lulus di SMAN 1 Mataram, siswa tersebut tidak boleh pindah ke sekolah lain.

BACA JUGA :  Dikpora Tetapkan Kuota Sekolah

Bebeda dengan jalur online, jelasnya, siswa tersebut bisa mengubah pilihan sekolahnya andai berniat pindah. Jalur online akan dibuka mulai tanggal 27 sampai 29 Juni mendatang.

Zainal berharap masyarakat tidak resah. Masih ada kesempatan pada jalur online. Sekolah-sekolah favorit masih boleh menerima siswa, sesuai dengan kuota yang telah ditentukan. Sementara sekolah-sekolah pinggiran Kota Mataram juga mulai banyak peminatnya, melalui jalur prestasi banyak yang telah mendaftar. (dir)