Dikes Akan Bangun Dua Puskesmas Baru

drg Made Pratnya Adi Putra (JALAL/RADAR LOMBOK)

SELONG—Upaya lebih meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Lombok Timur, sekaligus lebih mendekatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat, Dinas Kesehatan (Dikes) Lotim tahun ini akan membangun dua Puskesmas baru.

Direncanakan dua Puskesmas baru ini akan di bangun di Pringgabaya Kecamatan Pringgabaya dan Suralaga Kecamatan Suralaga. Demikian dikatakan Kadis Dikes melalui Sekdisnya, drg Made Pratnya Adi Putra, Kamis kemarin (2/3). “Tahun ini kita kembali akan membangun dua Puskesmas baru di Pringgabaya dan Suralaga,” katanya.

Sebelumnya tahun 2016 lalu dua Puskesmas baru telah rampung dibangun masing-masing di Karang Baru Kecamatan Wanasaba dan di Rarang Kecamatan Terara.  Dua Puskesmas yang telah tuntas dibangun tahun lalu ini tinggal dioprasikan. Dimana sarana penunjang berupa Alkes, ambulan dan Puskeskel serta tenaga telah disiapkan.

Keberadaan dua Puskesmas yang telah rampung dibangun dan juga yang akan dibangun tahun ini diharapkan akan semakin mendekatkan layanan kesehatan pada masyarakat sehingga kualitas kesehatan masyarakat akan semakin baik.

[postingan number=3 tag=”puskesmas”]

Dikes Lotim terus melakukan pembenahan dan penyempurnaan bahkan penambahan sarana dan prasarana tidak saja bidang pisik juga non pisik seperti penyiapan SDM yang memadai dengan banyak memberikan pelatihan-pelatihan sehingga diharapkan akan semakin profesional dalam memberikan layanan pada masyarakat. “Jika tahun sebelumnya baru tiga Puskesmas yang telah terakreditasi maka pada tahun ini akan lebih banyak,” imbuhnya.

Hal tersebut mencerminkan keseriusan Dikes Lotim untuk terus melakukan pembenahan dalam semua aspek. Tahun ini juga Dikes akan melaksanakan penguatan dalam bidang informasi dengan memanfaatkan IT. Dimana diharapkan semua informasi akan terintegrasi dengan sistem ini sehingga memudahkan masyarakat untuk memperoleh informasi dengan hanya membuka web yang dikelola Dikes Lotim.

Bahkan terkait asset daerah yang berada di bawah tanggungjawab Dikes yang selama ini menjadi kendala sehingga kemudian Dikes turut menyumbang kegagalan Lotim dalam meraih WTP, juga mendapat perhatian.

Dengan melakukan inventarisasi terhadap semua asset Dikes, meski sebagian tidak jelas lantaran asset seperti kendaraan dinas tahun 1980-an masih tercatat sebagai asset. Sementara kendaraan tersebut sudah tidak ada atau sudah pindah ke Dinas lain dan sebagainya. “Kami juga memberikan perhatian pada persoalan asset demi membantu pemerintah daerah,” ungkapnya.

Sementara itu dua Puskesmas Plus yang berada di Aikmel dan Keruak pada tahun 2018 atau 2019 mendatang ditargetkan telah menjadi Rumah Sakit (RS) Pratama. Dengan demikian maka masyarakat di beberapa kecamatan yang berada di wilayah timur atau sekitar kecamatan Aikmel dan di Selatan akan semakin dekat dari jangkauan layanan Rumah Sakit, sehingga tidak perlu lagi ke Selong yang memiliki jangkauan cukup jauh dari ujung dua wilayah ini. (lal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid