Dikbud NTB Bakal Restui Pungutan BPP Jadi 75 Persen

H Abdurrosyidin ( ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK )

MATARAM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB mengundang kepala SMA, SMK perwakilan Pulau Lombok untuk membahas terkit revisi petunjuk teknis penyederhanaan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP), kemarin.

“Insyaallah, masukan kepala sekolah itu nanti diakomodir dalam panduan pelaksanaan (Panlak) tahun 2022, terkait BPP akan disesuaikan lagi yang sebelumnya 50 persen akan ditingkatkan sekitar 75 persen,”  kata Sekretaris Dikbud NTB H Abdurrosyidin kepada Radar Lombok, Kamis (6/1).

Dikatakannya, selain itu juga mendengar masukan dari SLB, karena mereka juga mengharapkan ada partisipasi masyarakat. Hanya saja skemanya dalam bentuk partisipasinya dalam bentuk penggalangan sumbangan yang dilakukan oleh komite sekolah.

BACA JUGA :  Proses PPDB Tidak Transparan, Kepsek akan Disanksi

“Kalau bentuknya SLB itu penggalangan sumbangan oleh komite sekolah,” terangnya.

Menurut Rosidin, angka tersebut belum final, karena masih melakukan finalisasi dan ada pembahasan satu atau dua kali lagi setelah itu bisa digunakan oleh para kepala sekolah. Pada intinya, mulai berlaku efektif sejak Januari 2022 ini untuk dipedomani oleh kepala sekolah terkait BPP jenjang SMA, SMK. Sedangkan untuk SLB masuk kategori sumbangan sukarela.

Terpisah, Kepala Bidang Pembinaan PK-PLK Dikbud NTB Hj Eva Sofia Sari menegaskan, bahwa pada tanggal 15 Januari 2022 dikeluarkan Juknis sesuai dengan Pergub terkait BPP.  Di SLB nanti ada sumbangan sukarela dan tidak dipatok untuk berapa dikeluarkan oleh orang tua wali.

BACA JUGA :  Berkas Bosda Masih Tahap Verifikasi

“Kami akan rapat dengan 18 SLBN untuk membahas terkait sumbangan sukarela orang tua wali untuk mendukung program-program SLB,” jelasnya.

Selain itu, sumbangan sukarela ini akan mulai berlaku tahun 2022 ini. Jika tahun – tahun sebelumnya tidak ada dipungut biaya, melainkan gratis.

“Pada intinya, sumbangan sukarela ini untuk mendukung pengembangan kompetensi peserta didik , dan mudah-mudahan semakin maksimal untuk program kedepannya,” harapnya. (adi)