Dikbud Larang Pelaksanaan MOS Berbau Kekerasan

Dikatakannya, pengontrolan pihak sekolah yang dimaksud dalam pelaksanaan MOS tersebut adalah setiap aksi yang digelar pada kegiatan tersebut, guru serta seluruh yang ada di masing – masing sekolah tetap mendampingi siswa. Dengan demikian, sekolah dan siswa yang menjalankan MOS selaras dengan tujuan pemerintah.

“Kegiatan MOS sekarang harus menghadirkan pendidikan karakter,” tambahnya.

Senada, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dikbud Kota Mataram, H Lalu Moh Sidik mengatakan, pengawasan kegiatan MOS di setiap sekolah selalu diingatkan setiap tahun. Sesuai dengan arahan dari Kemendikbud, bahwa pelaksanaan MOS yang disertai dengan kekerasan sangat dilarang.

Oleh sebab itu, Dikbud Kota Mataram selalu mengingatkan sekolah, bahkan meminta agar orang tua siswa baru dilibatkan. Hal ini dilakukan supaya para orang tua juga tidak merasa khawatir atas pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah tersebut.

“Kita tidak hanya imbau agar sekolah kontrol, tapi orang tua siswa juga kalau bisa ikut mengontrol pelaksanaannya,” tutupnya.  (rie)

BACA JUGA :  Full Day School Kurang Cocok untuk NTB
1
2
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaSetubuhi Pacar, Pelajar Mabok Berakhir di Penjara
Berita berikutnyaTerduga Pelaku Pembegalan Tukang Ojek Ditembak