Dikbud Larang Pelaksanaan MOS Berbau Kekerasan

Dikbud Larang Pelaksanaan MOS Berbau Kekerasan
MPLS: Inilah kegiatan MPLS siswa baru, kegiatannya diminta tetap terkontrol. (NASRI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sskolah (MPLS) atau lebih dikenal dengan sebutan nama Massa Orientasi Siswa (MOS) di jenjang SMP, SMA dan SMK sedang berlangsung. Sekolah yang melaksanakan MOS tersebut diingatkan untuk tetap kontrol pelaksanaannya, agar tidak terjadi tindak kekerasan.

“Kita selalu ingatkan, agar sekolah tetap kontrol kegiatan MOS, supaya tidak terjadi yang tidak kita inginkan,” kata Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB H. Surya Bahari, Selasa kemarin (17/7).

Surya mengatakan, kegiatan MOS di semua sekolah telah mulai dilaksanakan. Namun pelaksanaannya harus tetap dikontrol,  dan Dikbud Provinsi NTB tidak pernah bosan untuk mengimbau semua sekolah. Hal ini dilakukan, agar sekolah tetap bertanggung jawab terhadap pelaksanaannya.

Aturan tentang pelaksanaan MOS ini sudah diatur. Diantara poin dari aturan itu sendiri, sekolah dilarang keras melahirkan aksi kekerasan oleh senior atau kakak kelasnya. Adapun yang ditekankan, adalah sekolah menanmkan pendidikan karakter dari pelaksanaan MOS tersebut.