Dikbud Kota Mataram Tetap Terapkan BL

H. Sudenom (Nasri/Radar Lombok)

MATARAM—Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mataram bersikukuh tetap pertahankan sistem Bina Lingkungan (BL) pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang akan datang. Sistem ini dinilai sangat pas diterapkan di wilayah Kota Mataram.

Kepala Dikbud Kota Mataram, H. Sudenom mengatakan, sistem BL pada PPDB tidak bisa diabaikan pihaknya. Bahkan, pihaknya merencanakan akan menggunakan sistem rayon atau kecamatan pada PPDB mendatang.

“Dengan demikian, arah siswa akan lebih jelas selama memilih SMP. Disamping itu, kebanyakan siswa juga lebih bahyak memilih SMP yang terdekat dari kampungnya,” ungkapnya, Selasa (21/3).

[postingan number=3 tag=”pendidikan”]

Sistem BL, lanjutnya, dinilai tidak terlalu besar risikonya pada penerimaan siswa baru untuk jenjang SMP. Justeru system ini akan menguntungkan semua SMP, karena pemerataan siswa di setiap SMP akan terjamin.

Atas dasar inilah pihkanya tetap mempertahankan system tersebut. Adapun terkait jarak yang ditetapkan pada sistem BL ini, menurutnya tidak bisa dari letak geografis saja. Melainkan akan diatur melalui SD-SD yang ada di seputaran SMP terdekat.

Dengan demikian, terangnya, jumlah siswa ideal yang diterima di masing-masing SMP bisa diperkirakan. Misalkan, di salah satu wilayah terdapat 5 SD dan 1 SMP, akan bisa dipecahkan berdasarkan ketentuan ideal di masing-masing rayon atau kecamatan bersangkutan.

Adapun untuk siswa yang memiliki prestasi dari kelas 1 hingga kelas VI SD, pihaknya akan memberikan perhatian spesial pada siswa yang bersangkutan. Cara dengan memberikan kebebasan terhadap siswa tersebut dalam memilih SMP yang diinginkannya.

“Meskipun ada sistem BL, kami juga beri perhatian spesial buat siswa SD prestasi dengan memilih sesuai keinginannya dalam memilih SMP,” tambahnya.

Terpisah, Kepala SMPN 7 Mataram, H. Muhamad Sibawaih, merespon penerapan sistem BL dengan sangat antusias. Menurutnya, dengan adanya sistem BL, maka kesempatan anak sekolah sangat banyak.  “Karena sistem ini bertujuan memprioritaskan anak yang akan sekolah di sekitar SMP yang bersangkutan,” jelasnya. (cr-rie)