Dikbud Kota Mataram Kembali Gelar Rotasi

DISUMPAH: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mataram, H Sudenom, mengambil sumpah jabatan kalangan kasek (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM–Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mataram, H Sudenom, merombak kembali posisi kepala sekolah tingkat SMP se-Kota Mataram. Beberapa kepala sekolah ditetapkan dan bahkan ada pula guru yang dijadikan kepala sekolah.

Terdapat sebanyak 12 kepala sekolah (Kasek) dan empat pengawas dilantik . Beberapa Kasek yang notabene dari kalangan  guru yang dilantik mendapatkan promosi.  Selain itu, beberapa kepala sekolah lama dikukuhkan kembali.

“Mutasi dilakukan guna mengisi kekosongan kepala sekolah yang ditinggal pension,” katanya, Selasa (17/1).

Saat pengukuhan, terobosan baru yang dilakukan Sudenom cukup mengejutkan semua kalangan kepala sekolah. Sebut saja seperti pengangkatan guru menjadi kepala sekolah serta kepala sekolah yang dikembalikan menjadi guru. ‘’Tidak ada lagi jabatan kasek yang abadi, kalau sudah delapan tahun. Guru harus siap-siap ditempatkan dimana saja, termasuk jadi guru biasa, itu sudah sesuai aturan,’’ katanya.

Beberapa kepala sekolah digeser, imbuhnya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Sudenom telah mengingatkan, untuk menjaga kualitas pendidikan dan peran kepala sekolah harus dioptimalkan.

[postingan number=3 tag=”pendidikan”]

Katanya, pengukuhan kepala sekolah sesuai dengan SK Wali Kota Mataram Nomor 821/057/BKPSDM/I/2017.  Seperti mantan kepala SMPN 2 Mataram Dr HM Zulkifli yang sempat dimutasi beberapa bulan lalu dijadikan guru di SMPN 18 Mataram. Saat ini menjabat sebagai Kasek SMPN 18 Mataram.

Selain itu, Hj Indah Deporawati, kepala SMPN 3 Mataram dijadikan pengawas madya SMP bidang studi bahasa. Sedangkan Yusuf, guru SMPN 15 Mataram dijadikan pengawas madya  SMP bidang matematika. Selanjutnya, Yasin, guru SMPN 8 Mataram dijadikan pengawas muda SMP bidang olahraga dan H Nazarudin kepala SMPN 17 Mataram dijadikan pengawas madya SMP bidang bahasa Indonesia.

Ia meminta, kalangan kepala sekolah untuk tidak risau akan jabatan baru. Sebelum ditempatkan sudah dilakukan evaluasi serta penilaian. Selain melakukan rotasi, beberapa kepala sekolah dikukuhkan kembali menjabat tempat yang sama. Kekosongan Kasek seperti SMPN 19 Mataram, SMPN 15 Mataram dan SMPN 5 Mataram telah terisi.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram, L Suriadi meminta untuk penempatan Kasek disesuaikan hasil penilainya. Selain itu harus dinilai tingkat profesionalitasnya dalam bekerja. Ia juga meinta penempatan kasek tidak  ada unsur kedekatan.

‘’Kita minta penempatan yang obyektif dan transparan serta kemampuan yang paling utama,’’ katanya. (dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid