Dikasih Beras Buruk, Kadus Ngamuk

GIRI MENANG – Sebanyak 9 Kadus di Desa Lembar Selatan Kecamatan Lembar menolak beras miskin (Raskin) yang dikirim pemerintah lantaran kualitasnya yang buruk. Raskin sejumlah 93 karung diterima masyarakat dalam kondisi rusak dan bau. Beras juga berubah warna. Warga pun sepakat mengembalikan beras tersebut ke pihak Bulog.

Kepala Dusun Padak, Junaidi, saat ditemui di kantor Desa Lembar Selatan kemarin menegaskan menolak beras tersebut. Mereka meminta beras ditukar dengan beras yang lebih bagus. Raskin diterima tanggal 19 Juli lalu. Warganya kaget dikasih beras buruk. “ Betul-betul tidak layak konsumsi,” ungkapnya.

Warga pun beramai-ramai menyampaikan keluhan ke masing-masing Kadus mereka. Junaidi kemudian mengontak Kadus lainnya dan sepakat mengembalikan beras tersebut. “Ini sudah sering seperti ini. Masak berulang-ulang terus,” keluhnya.

BACA JUGA :  Kadus Desa Beraim Dipecat Massal

Raskin ini untuk dua bulan yakni Juli dan Agustus. Yang paling parah pada saat penyaluran Raskin ini, warga tidak mengetahui apakah ini ada unsur kesengajaan atau kelalaian pekerja Bulog yang tidak melakukan pemeriksaan. “Kita akan kembalikan siang ini,” katanya.

Terpisah, pejabat Bulog, Rendra, menjelaskan, Raskin yang diterima masyarakat memang dalam kondisi tidak bagus. Tapi itu bukan disengaja pihaknya. Kemungkinan bagian beras yang diberikan ke warga berubah kualitasnya lantaran lama disimpan, kena hujan dan lain-lain. Pihaknya tidak bisa melakukan pengecekan seluruh beras. Yang jelas pada saat menerima beras dalam kondisi bagus dan tidak seperti itu. Pihaknya sebelumnya membantu masyarakat memeriksa beras yang disalurkan tersebut. Tetapi, apabila ditemukan seperti itu konsekuensinya bisa ditukar. “Yang jelas kami tidak ada unsur kesengajaan,” ungkapnya.(flo)