Dikarantina, Seorang TKW di Lotim Meninggal Dunia

TKI : Para TKI/TKW Lotim yang dipulangkan dari Malaysia saat menjalani pemeriksaan kesehatan di Rusunawa Labuhan Lombok, Senin (25/1). (Ist for Radar Lombok)

SELONG-Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Muslihatun, warga Penedagandor Kecamatan Selong, meninggal dunia saat menjalani karantina di Rusunawa Labuhan Lombok, Senin (25/1). Yang bersangkutan merupakan satu dari puluhan TKI/TKW Lotim yang dipulangkan oleh Pemerintah Malaysia beberapa hari lalu dan harus menjalani masa karantina.

Muslihatun sempat dilarikan ke RSUD Selong untuk menjalani perawatan intensif. Namun kondisi kesehatannya semakin memburuk hingga kemudian ia menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul  01.30 Wita kemarin.” Di hari Minggu almarhumah sempat diperiksa oleh tim PKM Labuhan Lombok, kata Sekda Lotim, HM. Juani Taufik.

Para TKI yang dikarantina di Rusunawa Labuhan Lombok sebanyak 160 orang. Setiba di Lombok, mereka langsung menjalani pemeriksaan kesehatan. Tidak ada satu pun dari mereka yang terindikasi sakit, termasuk almarhumah.” Namun  kemarin sore (Minggu red), almarhumah mengeluh sakit punggung dan  pusing. Selanjutnya almarhumah dirujuk ke Puskesmas Labuhan Lombok untuk diberikan perawatan awal,” ungkapnya.

Namun karena kondisinya yang tak kunjung membaik, petugas memutuskan untuk merujuknya ke RSUD R. Soedjono Selong. Hasil pemeriksaan awal almarhum terindikasi suspec pneumonia.” Setelah menjalani perawatan, almarhumah dinyatakan meninggal dunia dini hari,” ungkapnya.

Plt Direktur RSUD R.  Soedjono Selong, Tantowi Jauhari, mengatakan, TKW yang sempat menjalani isolasi di Rusunawa Labuhan Lombok itu dipastikan bukan karena Covid-19. Bahkan yang bersangkutan telah di-swab dan hasilnya negatif.” Almarhumah meninggal karena penyakit kronis yang telah lama dideritanya,” tegas Tantowi.(lie)