Dijambret, PNS Kemenag NTB Terluka

Dijambret, PNS Kemenag NTB Terluka
LUKA: Korban jambret yang menderita luka di kepala saat dirawat di RSI Siti Hajar Mataram, Rabu kemarin (25/10).

MATARAM – Aksi pejambretan di wilayah hukum Polres Mataram kambuh lagi.

Ika Kurniasari (34 tahun) warga Pejeruk Kecamatan Ampenan Kota Mataram mengalami nasib naas. Ia menjadi korban penjambretan  sekitar pukul 18.00 Wita, Rabu kemarin (25/10).

Korban saat itu melintas di Jalan Catur Warga Kota Mataram. Tiba-tiba datang dua orang yang tidak dikenal menggunakan sepeda motor  menghampiri korban. Pelaku lalu menarik tas korban yang masih berada di atas motor.

Sempat terjadi tarik menarik antara korban dengan pelaku. Tarikan tersebut membuat korban terhempas dan jatuh dari atas motor Yamaha GT Soul DR 6540 CC. Korban kemudian tak sadarkan diri. Warga lalu memberikan bantuan dengan membawa korban ke  Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar untuk mendapat perawatan.  Korban menderita luka di kepala sebelah kanan (bocor) dan lecet di pinggul kanan. Dari hasil pemeriksaan dokter, korban juga kemungkinan mengalami pendarahan di sekitar kepala.

BACA JUGA :  Dibacok Dua Pelaku Bercadar, Pria Ini Nyaris Tewas

Kapolres Mataram AKBP Muhammad saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Korban yang diketahui seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kemenag NTB ini adalah korban jambret. Dari hasil pemeriksaan awal korban diduga dijambret oleh dua orang yang berboncengan menggunakan motor Honda Tiger. Kepolisian  melakukan pencarian dan pengejaran terhadap pelaku. ” Kita masih terus kumpulkan keterangan. Yang jelas pelakunya akan kita kejar,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian karena tas miliknya dibawa lari oleh pelaku. Tas ini berisikan antara lain uang tunai sebesar Rp 700 ribu, handphone, surat berharga, KTP dan SIM. ” Jadi itu kerugian yang diderita korban,” ungkapnya.

Kapolres kemudian meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di jalan raya. ” Kalau bisa jangan menggunakan perhiasan yang mengundang perhatian. Intinya tingkatkan kewaspadaan,” harap Kapolres. (gal)