Difitnah Jadi Tahanan KPK, Fauzan Khalid Santai

fitnah
CERAMAH : H. Fauzan Khalid saat menyampaikan ceramah agama sebelum pelaksanaan tarawih di Masjid Desa Badrain Kecamatan Narmada, Sabtu (2/6). (Ist/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG – Calon Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid menanggapi santai beredarnya foto editan dimana ia telah bestatus tersangka dan menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia mengatakan pada bulan puasa ini sebaiknya semua muslim berlomba-lomba meningkatkan amal baik, bukan sebaliknya membuat fitnah.

Hal itu disampaikan Fauzan Khalid saat ditemui usai menjadi imam salat Isya dan tarawih di Desa Badrain Kecamatan Narmada, Sabtu (2/6). “ Ini tanda panik. Berbagai cara dilakukan untuk memojokkan. Masak saya jadi tahanan KPK. Ini kan saya baru selesai terawih,” ungkapnya santai kepada Radar Lombok.

Foto dirinya mengenakan rompi tahanan KPK dan tengah dicegat wartawan di Jakarta beredar di media sosial dan grup Watshapp. Bersamaan dengan ini, beredar pula berita Fauzan dilaporkan oleh salah satu anggota tim sukses Paslon ke KPK terkait dengan pengelolaan APBD. Beragam komentar muncul, rata-rata menyayangkan praktek politik semacam ini.

Fauzan mengatakan dirinya saat ini tengah sibuk turun ke masyarakat menyosialisasikan diri dan program untuk Lombok Barat kedepan. “ Saya kutip kata hikmah Imam Syafi’i.  Carilah pemimpin yang banyak panah-panah fitnah menuju kepadanya. Ikutilah mereka yang banyak difitnah. Karena sesungguhnya mereka sedang berjuang di jalan yang benar,” ungkapnya.

Fauzan mengajak semua warga Lombok Barat menjadikan Pilkada sebagai ajang pendidikan politik bersih dengan tidak saling melempar fitnah. “ Saya setuju kalau yang kita adu adalah program dan visi kita,” pungkasnya.(git)