Diduga Bawa Sabu, Dua Pemuda Aceh Ditangkap Polisi

Sabu
Direktur Ditresnarkoba Polda NTB, Kombes Pol Yus Fadilah bersama Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tribudi Pangastuti menunjukkan barang bukti diduga sabu seberat 361,64 gram. (DERI/RADARLOMBOK)

MATARAM – Subdit 1 Ditresnarkoba Polda NTB menagkap dua pemuda asal Aceh karena diduga membawa sabu seberat 361,64 gram, Sabtu lalu (31/3). Mereka adalah ML (inisial), 25 tahun dan AM, 23 tahun.

Keduanya diduga merupakan jaringan Aceh yang sudah beberapa kali memasok narkotika dengan tujuan NTB. “Ini ada keterkaitan dengan yang telah kita tangkap. Ini merupakan jaringan Aceh yang selalu sasarannya NTB,” ujar Direktur Ditresnarkoba Polda NTB, Kombes Pol Yus Fadilah.

Diungkapkan, ML dan AM diduga membawa sabu dari Aceh melalui Bandara International Lombok (BIL). Keduanya berhasil ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat tentang akan adanya pengiriman narkotika dari Aceh. Berawal dari informasi tersebut polisi kemudian bergerak sejak Jumat (30/3) dengan menunggu di BIL.

Kedua terduga pelaku pun berhasil ditangkap di bus saat dalam perjalanan di Bypass BIL I. Waktu itu polisi membuntuti dan ketika sampai di Bundaran Patung Sapi Gerung, bus diberhentikan. Polisi masuk dan meminta seluruh penumpang mengeluarkan KTP untuk mengetahui penumpang asal Aceh.

Target kemudian diketahui berada di kursi nomor 2 paling belakang. Keduanya diminta turun dan setelah itu polisi melakukan penggeledahan disaksikan masyarakat. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan dua bungkus besar kristal putih yang diduga sabu. Barang tersebut digulung dengan kertas tisu yang dibungkus dengan plastik bening, barang diselipkan di sela-sela pangkal paha.

ML dan AM kemudian diamankan berikut empat bungkus besar kristal putih yang diduga sabu dengan berat 361,64 gram. Dalam kasus ini, dikenakan pasal 114 ayat 2 dan atau pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara maksimal seumur hidup. (cr-der)