Dewan Usulkan Anggaran Pilkada Dicicil

MATARAM—Anggaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) kerap menjadi masalah lantaran jumlahnya tidak sedikit. Demi menyiasati jumlah yang besar itu, kalangan DPRD NTB meminta agar anggaran Pilkada dicicil setiap tahun.

Anggota Komisi I DPRD NTB, H Rumaksi mengatakan, anggaran biaya pilkada senantiasa mengalami lonjakan kenaikan. Sejauh ini taksiran KPU NTB bahwa jumlah anggaran yang dibutuhkan mencapai 236 miliar.

Dengan besarya anggaran yang dibutuhkan, Rumaksi meyakini jika anggaran sebanyak aitu akan menyulitkan pemerintah daerah kesulitan membayar. Jika pun haruis dibayar, otomatis akan banyak pos anggaran lain yang harus dikorbankan.

" Makanya kita dari dewan mencoba dengan mempertimbangkan ada upaya saving anggaran tiap tahun bagi kebutuhan alokasi pilkada," katanya, kepada Radar Lombok, Selasa kemarin (2/8).

Meskipun, saving anggaran bagi pembiayaan pilkada NTB tersebut kemungkinan bisa dilaksanakan pasca pilkada NTB 2018. Dia berpandangan, usulan saving anggaran tiap tahun dalam APBD bagi kebutuhan pembiayaan alokasi anggaran pilkada, sangat mungkin dilaksanakan sebagai solusi dalam mengatasi kebutuhan alokasi anggaran pilkada selalu meningkat setiap momen pilkada NTB.

Terkait dengan alokasi pembiayaan pilkada NTB 2018, Rumaksi menegaskan, direncanakan pekan depan sudah mulai akan dilaksanakan pembahasan alokasi kebutuhan anggaran pembiayaan pilkada NTB. Pembahasan akan dilaksanakan bersama TAPD Pemprov NTB dan KPU NTB.

"Usai MTQ ini pembahasan anggaran pilkada sudah akan mulai kita bahas dengan KPU," ungkapnya.

Dikatakan, meski KPU NTB sudah mengusulkan alokasi anggaran pembiayaan pilkada NTB 2018 mencapai Rp 236 miliar lebih, dewan tidak serta merta langsung merealisasikan kebutuhan. Pihaknya akan mencermati dan menelaah terkait dengan item-item yang menjadi usulan KPU dalam pembiayaan pilkada NTB 2018.

"Makanya usulan KPU terkait alokasi kebutuhan anggaran pilkada NTB akan kita bahas secara cermat," lugasnya.

Sehingga besar kemungkinan usulan anggaran pilkada NTB diusulkan KPU akan mengalami pengurangan. Meski begitu, dia memastikan alokasi anggaran pembiayaan pilkada akan sudah mulai dialokasikan dalam APBD 2017.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU NTB, Lalu Aksor Anshori, mengapresiasi ada usulan kebutuhan alokasi anggaran pilkada dicicil. Lewat usulan ini ketika pilkada dilangsungkan, pemda tidak mengalami kesulitan dalam alokasi anggaran pembiayaan pilkada.

"Saya kira ini solusi cerdas kedepan dalam menanggulangi kebutuhan alokasi anggaran pilkada," terang mantan ketua GP Ansor NTB itu.

Bahkan, Aksor mengakui, wacana usulan saving anggaran setiap tahun di APBD bagi alokasi pembiayaan pilkada kedepan,  pernah dibahas secara internal di KPU. Menurutnya, dengan ada saving anggaran tersebut bisa mengurangi beban pemda dalam alokasi anggaran pilkada.

"Usulan ini pun nanti akan kita sampaikan kepada Pemda," pungkasnya. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid