Dewan Sidak ke Tungku Osamtu

MATARAM-Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi dan anggota Komisi III menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke pusat pengolahan sampah Terpadu (Osamtu) di Sandubaya kemarin.

Disini Dr. Tejo Wulan memberikan penjelasan berkaitan dengan Osamtu yang memakan anggaran cukup besar namun  belum juga bisa dioperasikan. Misalnya lantaran limbah asap yang dikeluhkan warga dan belum ada kajian dari Badan Lingkungan Hidup (BLH). Osamtu yang masih dalam tahap uji coba ini diprotes warga sekitar karena asap yang dihasilkannya.

Dewan meminta penggagas Osamtu, Dr. Tejo segera meralisasikan pengolahan ini sampai penanganan limbah asapnya.  “Kami sudah berkomitmen, kalau berhasil ini akan jadi sistem, kalau tidak kita tidak akan dukung,” ujarnya.

Dengan hitung-hitungan yang ada, jika sebelumnya rasio sampah setiap  hari yang mencapai 400 ton, akan dapat terurai dengan tungku-tungku pengolahan yang ada. “ Yang penting tuntas nanti sampai kesimpulan. Kami minta penjelasan lanjutnya, setelah kita ketahui di lapangan,” ungkap Ketua DPRD.

Sementara itu Dr. Tejo Wulan menyampaikan banyak keluhan menangani persoalan sampah di Kota Mataram ini. Ia mengharapkan perhatian bersama. Asamtu ini masih sifatnya ujicoba. “ Satu tungku Osamtu tidak cukup. Minimal 25 tungku sampah,” ujarnya.

Ia menjelaskan secara detail terkait dengan beberapa persoalan saat ini. Soal asap bisa dialihkan menggunakan alat dengan cara disaring dan membutuhkan alat penangkal. “Silahkan, selama ini dana yang diberikan Pemkot sekitar Rp 200 juta untuk pembangunan tungku,” jelasnya.

Didi  bersama rombongan langsung ke lokasi Osamtu. Ia melihat langsung sampah yang masih di dalam tungku  yang masih dalam proses  penghancuran.

Kepala Dinas Kebersihan Kota Mataram Dedi Supardi mengatakan, anggaran Osamtu sudah ada.  Pemkot telah menggarkan  Rp 200 juta untuk penangan asap.   “Kita tanya komitmen yang mengerjakan, kapan bisa operasional,” ungkapnya.(dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid