Dewan Sesalkan Kemenag Ngutang

Burhanuddin Yusuf (CR-AP/RADAR LOMBOK)

PRAYA–Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah (Loteng), H. Burhanuddin Yusuf menyesali tumpukan hutang Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat yang hingga kini masih menunggak pembayaran Tunjangan Sertifikasi (TS), Tunjangan Fungsional (TF) dan Inpassing guru.

“Kita sangat sesali apa yang dilakukan Kemenag. Padahal ini adalah lembaga vertikal yang anggarannya langsung dari pusat,” ungkapnya, Selasa kemarin (10/1).

Ia mengaku kesal dengan ulah Kemenag setempat lantaran di sejumlah kabupaten lain seperti Kabupaten Lombok Barat, Lombok Timur, KLU dan sejumlah daerah lainnya sudah melunasi pembayaran tersebut. Pihaknya mengaku bisa maklum andai kasus serupa terjadi di semua daerah di NTB.

[postingan number=3 tag=”pendidikan”]

Jika kasus ini hanya terjadi di Loteng, tandasnya, dipastikan pihaknyatak segan-segan bakal memanggil Kepala Kemenag Loteng dan mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Baginya pemanggilan itu sangat perlu untuk mengetahui kejelasan pokok masalah yang terjadi.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Loteng, Hambali, sebelumnya mengaku, anggaran dari pusat di tahun 2016 dikirimkan tidak sesuai dengan jumlah permintaan. Sehingga terpaksa untuk TF, TS dan inpassing di tahun 2016 terpaksa dihutang. “Kita kekurangan angggaran, jadi kekurangan ini terpaksa kita akan usahakan melalui anggaran tahun ini,” katanya. (cr-ap)