Dewan Ragukan Kualitas Lapangan Basket Sangkareang

PERBAIKAN : Perbaikan masih dilakukan rekanan terhadap kerusakan di lapangan basket Sangkareang. Ali/Radar Lombok)

MATARAM—DPRD Kota Mataram mempertanyakan kualitas lapangan basket Sangkareang. Kualitas lapangan disoal karena pengerjaannya baru selesai direnovasi pertengahan Mei tahun ini. Tapi dua bulan setelahnya, lantai lapangan sudah rusak dan retaknya cukup panjang. ‘’ Tentunya kalau spesifikasi betonnya sesuai dengan standar akan cepat seperti itu (rusak) terjadi keterangan,’’ ujar anggota Komisi III DPRD Kota Mataram, Ahmad Azhari Gufron di Mataram, kemarin .

Sebelum dikerjakan, pengerjaannya tentu sudah melalui proses perencanaan. Terutama spesifikasi bahan dan lainnya. Karena itu, dewan berencana untuk mengecek bahan yang digunakan sudah sesuai spesifikasi. ‘’ Karena tidak mungkin baru dua bulan lapangan sudah seperti itu. Nanti akan kita tinjau lapangan untuk melihat kondisinya,’’ katanya.

Merunut spesifikasi yang ditentukan. Tentunya kata dia mutu beton sudah ditentukan. Ukuran dan kekuatan beton yang digunakan juga sudah ditentukan untuk pengerjaan lapangan basket. ‘’ Beton ukuran dan kekuatan berapa yang digunakan untuk lapangan basket itu harus sesuai dengan ril yang ada. Tentunya kan ada pada saat melakukan pengerjaan ada sertifikat, uji mutu dan uji kualitas yang digunakan kontraktor,’’ ungkapnya.

Dia berharap kontraktor tidak melaksanakan pekerjaan dengan tergesa-gesa. Kemudian tidak mengesampingkan kualitas mutu dari pekerjaannya. Karena itu, Gufron mempertanyakan kualitas lapangan yang sudah rusak. ‘’ Tentunya itu kan sudah diuji. Kualitasnya juga tidak mungkin cepat rusak. Tidak mungkin juga perencana salah melakukan analisa. Terlebih ini lokasinya outdor dan tentunya sudah diperhitungkan apa yang harus diperhitungkan. Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah kontraktor yang mengerjakan sesuai tidak dengan spesifikasi dari perencana,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Warga Bubarkan Tawuran Pelajar di Jalan Tohpati

Wakil Ketua DPRD Kota Mataram, Abd Rachman mengatakan, pihaknya sudah meminta informasi tentang kerusakan di lapangan basket Sangkareang. Padahal renovasi lapangan baru tuntas dua bulan lalu. Mungkin ada kesalahan tehnis lah kita bilang dari pelaksana. Pekerja juga tidak awas akan konstruksi itu rusak gara-gara aktivitas yang padat di area itu,’’ katanya.

Dia pun menyambut baik pelaksana pekerjaan yang sanggup mengerjakan perbaikan. Perbaikan juga jadi tanggung jawab rekanan karena masih masa pemeliharaan. ‘’ Kita tetap akan atensi terutama komisi III untuk melakukan kontrol dan pengawasan. Sehingga yang dikerjakan bisa terlaksana dengan baik,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Miftahurrahman mengatakan, karena masih masa pemeliharaan. Perbaikannya menjadi tanggung jawab rekanan. Miftah menjelaskan, untuk konstruksi outdor butuh pekerjaan yang paten. Namun untuk renovasi lapangan basket Sangkareang tidak bisa maksimal. ‘’ Karena anggarannya kan tidak murni ke sana (lapangan basket) semua. Kalau misalnya konstruksi yang sifatnya aktivitas yang berat. Tentu konstruksinya sangat paten dan membutuhkan anggaran yang besar. Misalnya harus pakai wiremesh dan sebagainya. Tapi kan kita tidak pakai wiremesh hanya pengecoran biasa,’’ katanya.

Baca Juga :  Mutasi di Pemkot Mataram, Tujuh Pejabat Eselon II Berganti Peran

Penyebab kerusakan salah satunya adalah mobil skylift Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sempat masuk ke lapangan untuk pemasangan lampu. Lantai lapangan bakset tak kuasa menahan beban berat dari mobil skylift. Sehingga menyebabkan keretakan di lapangan basket. ‘’ Makanya sempat retak di situ. Keretakan itulah yang memancing rembetan lain ketika bola dimaikan saat bermain basket. Lapangan itu tidak boleh menerima beban berat. Skylift kan berapa ton itu,’’ terangnya.

Sebagai informasi, renovasi lapangan basket salah satu item pengerjaan panggung utama Taman Sangkareang. Item lainnya adalah pemasangan conblok di bagian timur dan barat. Pengerjaannya dilakukan oleh CV Rangga Jaya Sentosa asal Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan Kota Mataram. Perusahaan ini mengerjakan pengerjaan lanjutan Taman Sangkareang yang didalamnya termasuk renovasi lapangan basket. Pengerjaan lanjutan Taman Sangkareang ini dengan anggaran Rp  1.496.817.671,04 yang berasal dari APBD Kota Mataram.(gal)