Dewan Pelototi Keberadaan SDN Terpencil

PRAYA—SDN Pasung Desa Bangket Parak Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng), merupakan salah satu sekolah langganan banjir. Kendati demikian, pemerintah jarang menanggapi kondisi sekolah itu.

Anggota Komisi IV DPRD Loteng, H. Ahmad Supli, mendesak Pemerintah Kabupaten Loteng memperhatikan sejumlah sekolah yang ada di pelosok. “Jadi dinas pendidikan jangan menunggu ada laporan dari kepala sekolah ketika menghadapi musibah. Terlebih SDN Pasung ini langganan banjir,” ungkapnya, Rabu (1/2).

BACA JUGA :  Dikbud akan Awasi Sekolah Swasta

Semestinya, ungkapnya, pemerintah melalui dinas terkait secepatnya menyikapi kondisi tersebut. Pihaknya tidak ingin melihat pemerintah baru bergerak ketika sudah ada laporan saja.

[postingan number=3 tag=”banjir”]

Banjir yang kerap menyambangi sekolah ini, ungkapnya, bukan tugas dan tanggung jawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Loteng semata. Namun tugas serupa juga harus diemban oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat lantaran lokasi sekolah ini tidak jauh dari drainase.

BACA JUGA :  Pengaspalan Ulang Sirkuit Mandalika Ditarget Selesai 10 Maret 2022

H. Supli menambahkan, turunnya hujan deras sejak kemarin ternyata bukan hanya di SDN Pasung saja yang terkena dampak. Namun sejumlah sekolah di sekitar Praya juga mengalami maslaah serupa.

Sebut saja di SDN Gelondong Kecamatan Praya. Sekolah ini juga mengalami hal sama. Sekolah ini ikut terendam lantaran posisi drainase lebih tinggi ketimbang halaman sekolah. (cr-ap)