Dewan Minta Transmart Ikuti Rekomendasi Dishub

Dewan Minta Transmart Ikuti Rekomendasi Dishub
PARKIR : Gate parkir kendaraan roda empat yang diminta dimundurkan agar tidak menimbulkan kemacetan. (Fahmy/Radar Lombok)

MATARAM- Dinas Perhubungan Kota Mataram telah melayangkan rekomendasi kepada pihak Transmart Carrefour agar pintu masuk parkir dibongkar dan dimundurkan untuk mencegah kemacetan di jalan raya depan pusat perbelanjaan ini sebagaimana yang terjadi saat ini. Masalahnya, sampai saat ini rekomendasi tersebut belum juga ditindaklanjuti oleh manajemen Transmart.

Belum lama ini Komisi III DPRD Kota Mataram menggelar rapat kerja bersama Dinas Perhubungan Kota Mataram membahas masalah ini. Ketua Komisi III I Gede Wiska menjelaskan, pada rapat kerja  tersebut pihak Dishub menjelaskan bahwa parkir Transmart memang menyalahi dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Amdalalin).Sebab dalam dokumen Amdalalin yang ada, pintu keluar Transmart akan langsung ke Jalan Ahmad Yani. Kenyataannya pintu keluar kendaraan sama dengan pintu masuk melalui Jalan Selaparang. ” Amdalalin Transmart memang sudah menyalahi yang sebenarnya dan harus dilakukan perubahan,” kata Wiska kepada Radar Lombok (21/8) kemarin.

Dishub sudah beberapa kali menyampaikan surat kepada pihak Transmart untuk memundurkan pintu parkir. “ Papan parkir juga diminta agar dimundurkan, tapi belum dilaksanakan sampai saat ini,” tegasnya.

Sedangkan untuk pintu keluar yang mengarah ke Jalan Ahmad Yani, dewan meminta manajemen harus bisa membuka jalan keluar menuju Jalan Ahmad Yani. Karena hal ini sudah tertuang dalam dokumen Amdalalin. Dalam waktu dekat sambil mendalami naskah Amdalalin yang sudah ada, dewan akan turun lapangan bertemu dengan pihak Transmart.” Sudah direncanakan kami akan turun bersama,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram melalui Kepala Bidang Operasional dan Pengendalian Lalu Lintas (Opsdal) Mahfudin Noor menjelaskan, sebagaimana hasil kajian, Dishub sudah meminta gate parkir dimundurkan ke belakang. “ Kita sudah sampaikan agar pintu palang parkir itu dimudurkan,” kata Mahfudin.

Ia menilai gate parkir tersebut terlalu maju sehingga jika ada kendaraan roda empat yang parkir, sebagian badan mobil berada di badan jalan, apalagi jika ada kendaraan yang lain atau ada sampai tiga kendaraan yang antre, membuat Jalan Selaparang macet.

Oleh karena itu, solusi yang paling cepat adalah dengan memundurkan keberadaan palang pintu parkir tersebut.

Sementara itu manajemen Transmart yang coba dikonfirmasi mengatakan, semua rekomendasi Dishub Kota Mataram sudah disampaikan kepada menajemen pusat, tapi belum ada respon atau tanggapan sampai saat ini. “Semua rekomendasi sudah kami sampaikan ke kantor pusat di Jakarta, tapi sampai sekarang belum  ada konfirmasi lagi,” kata Rio, Manager Shoping Mall Transmart Mataram.(ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid