Dewan Desak Pengisian OPD Dipercepat

ILUSTRASI OPD

TANJUNG –Pada akhir tahun kemarin, sejumlah kabupaten/kota di NTB telah melaksanakan pengisian organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru. Kemudian, tanggal 3 Januari lalu langsung disusul Pemprov NTB dan Kabupaten Lombok Barat.

Namun, sampai hari ini (kemarin) Kabupaten Lombok Utara tidak juga melaksanakan mutasi dalam rangka pengisian OPD baru tersebut. Molornya pengisian, lantas membuat kalangan DPRD Lombok Utara bertanya-tanya terhadap pengisian tersebut, yang berimbas terhadap pelaksanaan program tahun 2017. “Kenapa kok pihak eksekutif sampai saat ini belum mengisi OPD baru hingga memasuki hari ke-4 bulan Januari ini. Lambatnya mutasi ini, apakah tidak mempengaruhi eksekusi anggaran di 2017. Seharusnya eksekutif menggelar pengisian minimal sampai tanggal 3 Januari ini,” tegas anggota DPRD Lombok Utara, Nasrudin, Rabu (4/1).

Lambannya pengisian OPD, menurutnya berimbas terhadap pelaksanaan program oleh SKPD. Ia sendiri tidak menginginkan Pemda Lombok Utara mengulang kembali eksekusi anggaran lambat juga seperti sebelumnya. Oleh karena itu, ia berharap bupati dan wakil bupati segera melakukan mutasi jabatan. Mereka tidak perlu ragu untuk melakukan pergeseran. “Tentu dengan mengedepankan profesionalitas, kompetensi, serta pangkat dan golongan pejabat. Saya tidak menginginkan, keraguan penyesuaian posisi pejabat OPD baru lebih terkesan karena adanya desakan dari oknum yang tidak berkepentingan,” tandasnya.

[postingan number=3 tag=”opd”]

Nasrudin mengaku, selaku pendukung dan pengusung pasangan NASA berharap, supaya pengisian OPD baru segera dilakukan. Kalau tidak disegerakan, justru membuat khawatiran terhadap program SKPD yang sudah disepakati di DPRD akan terganggu. “Sebagai pendukung dan pengusung bupati/wabup, saya harap supaya pengisian OPD baru segera dilakukan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Lombok Utara H Suardi sebelumnya menyatakan, saat ini tidak ada kepala SKPD, kabag, kabid. Semuanya menjadi staf biasanya. Oleh karena itu, pihaknya akan segera mengisinya. Terkait jadwal kepastiannya, ia enggan memberitahukan. Yang jelas, katanya, saat ini sedang berproses. “Semua rekan-rekan akan tahu nanti. Kita akan segera mengisi OPD baru semua eselon secara serempak. Termasuk juga yang kosong,” ujarnya.

Meski OPD baru belum terisi, terang Suardi, semua jajaran PNS di lingkup Pemkab Lombok Utara sudah mulai bekerja. Sementara terkait persiapan kantor masing-masing SKPD baru pihaknya sudah menyiapkannya. “Kantor juga sudah siap,” katanya.

Terkait proses pengisian OPD sendiri ada dua mekanisme, yaitu pengukuhan dan pembuatan panitia seleksi (pansel). Mekanisme pengukuhan nanti akan berlaku kepada para pejabat yang memiliki eselon II SKPD yang baru, kemudian mekanisme pansel akan dibuka promosi bagi SKPD yang lowong. Berdasarkan data sebelumnya terdapat 16 eselon II sudah siap dan 13 jabatan eselon II yang lowong. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut