Destinasi Wisata Loang Landak

SETELAH Dam Pandan Duri dibangun, banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Seperti salah satunya adalah goa aliran air yang merupakan peninggalan jaman Belanda beberapa abad silam di Desa Suangi, Kecamatan Sakra Timur.

Ditemukannya goa aliran air yang menurut warga setempat dibangun oleh Belanda, dan disebut dengan nama Loang Landak, beberapa minggu terakhir ini mulai ramai diperbicangkan.

Goa yang berada di bawah bendungan Pandan Duri ini, atau sekitar 100 meter dibawah bendungan ini sekarang menjadi salah satu tujuan para pemuda untuk menguji nyalinya, berselancar menggunakan ban hingga masuk ke dalam goa.

“Kita mencoba ini beberapa minggu yang lalu, dan saya tidak menyangka kalau hari minggu banyak pemuda mencobanya,”ungkap Emi, salah satu mahasiswa Unram yang dijumpai di lokasi, Selasa kemarin (7/3).

[postingan number=5 tag=”wisata”]

Berada dibawah Dam Pandan Duri, tentu air yang mengalir deras menuju goa ini akan terasa dingin dan sejuk. Air yang jernih berwarna kehijauan ini akan membuat pengunjung merasa nyaman dan betah untuk mandi di Goa Loang Landak ini.

Tidak hanya air yang sejuk, namun pemandangan di sekitar yang masih alami dan belum terkontaminasi manusia, membuat lebih nyaman. Hanya saja, saat ini belum ada seorang pun yang mengelola dan mengembangkan salah satu obyek wisata yang bisa dikembangkan menjadi olahraga air arung jeram atau river tubing.

Menurut salah satu warga Desa Suangi, Muhsar mengatakan objek wisata ini dalam beberapa minggu terakhir memang sedang ramai dikunjungi. Hal ini diketahui setelah melihat banyak pemuda yang memakai ban melakukan olah raga air, river tubing. ”Kalau hari minggu banyak pemuda yang saya lihat disini, dan itu bukan dari desa sini,” ceritanya.

Sementara salah satu tokoh setempat, H. Abdullah mengatakan goa ini merupakan goa yang dibangun sejak jaman Belanda, yang panjangnya sekitar 30 meter, bertujuan untuk aliran air tersambung. Sehingga sangat bagus apabila pemerintah desa mengelolanya sebagai salah satu obyek wisata.

Kabag Humas Kabupaten Lombok Timur, Ahmad Subhan yang meninjau langsung lokasi Loang Landak ini mengatakan, sebenarnya di semua desa di Lotim, masiing-masing memiliki potensi wisata. Hanya saja pemerintah desa belum dapat memaksimalkan potens yang ada.

LOANG-LANDAK-3

LOANG-LANDAK-2

Seperti halnya di Desa Suangi terdapat Eat (anak sungai, red) yang airnya cukup deras, dan uniknya air berasal dari Dam Pandan Duri. “Kalau melihat air yang deras dan sangat bersih, potensi ini bisa dikembangkan sebagai salah satu obyek wisata, atau olahraga air,” tuturnya.

Dia berharap agar pemerintah desa setempat dapat memanfaatkan potensi ini untuk menarik pengunjung, dan menjadi salah satu pendapatan desa atau daya tarik bagi wisatawan berkunjung ke Lotim. “Saya hanya berharap kepala desa lebih mengerti dengan potensi-petensi wisata yang ada,” pungkasnya. (cr-wan)