Desa Sekotong Timur Jadi Lokasi TMMD Ke-97

TMMD: Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat (Lobar), HM. Taufik menyerahkan peralatan sebagai tanda dibukanya kegoiatan TMMD ke-97 (HERY/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG—Tahun ini Tentara Nasional Indonesia (TNI) di seluruh nusantara kembali menggelar TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-97. Pembukaan TMMD di Lombok Barat dibuka di lapangan Segenter, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, sekitar pukul 09.00 Wita, Selasa (20/9). Lokasi TMMD kali ini di Desa Sekotong Timur, Kecamatan Lembar selama 30 hari, dimulai sejak tanggal 20 September hingga 19 Oktober.

Penyelenggaraan TMMD ke-97 ini, para TNI akan membangun fisik dan non fisik yang bekerjasama dengan lintas sektoral dan lintas komponen bangsa, dalam rangka meningkatkan percepatan pembangunan di daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“TMMD ini sebagai wujud operasi bhakti TNI yang dilaksanakan dengan melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintahan Non Kementrian, dan Pemerintah Daerah bersama lapisan masyarakat,” kata Sekda Lombok Barat, HM. Taufik ketika membacakan amanat Panglima Kodam IX/Udayana, Mayor Jendral TNI Kustanto Widiatmoko, dihadapan seluruh peserta pembukaan.

TMMD ke-97 lanjutnya, salah satu solusi bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan percepatan pembangunan di daerah, terutama sebagai kategori pelosok, terisolir, miskin, dan perbatasan serta kumuh perkotaan. Dari hasil TMMD ini, masyarakat akan bisa merasakan manfaatnya secara langsung. “Di NTB hanya berlokasi di Lombok Barat dan Lombok Timur,” tandasnya.

Adapun yang diharapkan pada TMMD ke-97, diantaranya tumbuh dan berkembangnya kesamaan visi, misi antar aparatur pemerintah dengan masyarakat. Semakin meningkatnya kesejahteraan dan kehidupan sosial masyarakat, kemudian kesadaran masyarakat dalam berbangsa dan bernegara, dan wawasan kebangsaan, sehingga semangat kebersamaan tetap tumbuh. “Mari membangun bersama,” pintanya.

Sementara itu, Dandim 1606 Lombok Barat, Letkol Inf Ardiansyah menyampaikan, lokasi dalam TMMD ke-97 ini akan berlangsung di Desa Sekotong Timur, Kecamatan Lembar, yang akan berlangsung selama 30 hari. Untuk pekerjaan fisik yaitu pembukaan jalan baru dengan panjang 2.500 meter dengan lebar 5 meter, pembangunan jembatan dengan panjang 9 meter dan lebar 4 meter, pembangunan deker plat beton type W1,5 sebanyak 1 unit, dan pembangunan deker plat beton type W1 sebanyak 4 unit.

Selanjutnya akan dilaksanakan penyuluhan tentang bela negara, ISIS dan Radikalisme, Kamtibmas, Pertanian dan Perkebunan, kehutanan, keluarga berencana, kesehatan, dan penanggulangan bencana alam. “Dukungan dana bersumber dari Pemda Lombok Barat melalui APBD tahun 2016,” pungkasnya. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut