Desa Bakajaya Budayakan Aksi Jumat Bersih

Wakili Dompu Ikut Lomba Kampung Sehat II Tingkat Provinsi NTB

AKSI BERSIH: Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Bakajaya, Kecamatan Woja, menaikkan sampah hasil kegiatan Jumat Bersih ke atas truk pengangkut sampah, Sabtu (26/12/2020). ist for radarlombok.co.id)

DOMPU-Upaya memberikan kesadaran kepada masyarakat Desa Bakajaya, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, untuk selalu hidup bersih dan sehat. Bhabinkamtibmas Desa Bakajaya, Brigadir Agus Salim, dan Babinsa Desa Bakajaya, Sertu Isyra, bersama para staf pemerintah desa serta masyarakat, intens melakukan gotong-royong membersihkan sampah di lingkungan dan fasilitas publik yang ada di desa setempat, setiap Jumat pagi.

“Giat bersih lingkungan setiap hari Jumat pagi ini kami lakukan, dengan menyasar berbagai fasilitas publik seperti pasar, sekolah, masjid, tempat pemakaman dan lainnya. Selanjutnya sampah-sampah yang berhasil kita kumpulkan itu akan diambil oleh truk pengangkut sampah milik Dinas Kebersihan Kabupaten Dompu yang keliling lingkungan setiap hari,” kata Bhabinkamtibmas Desa Bakajaya, Brigadir Agus Salim, kepada radarlombok.co.id, Sabtu (26/12/2020).

Terlebih sambung Agus, Desa Bakajaya juga mewakili Kabupaten Dompu untuk mengikuti Lomba Kampung Sehat Jilid II Tingkat Prrovinsi NTB yang diinisiasi oleh Polda NTB dan Forkopimfa NTB. Sehingga melalui aksi-aksi bersih lingkungan, termasuk menata desa agar asri dan nyaman, tentu harus menjadi budaya masyarakat Desa Bakajaya.

“Mewujudkan budaya hidup bersih dan sehat, tentu tidak bisa dilakukan secepatnya. Tetapi harus dilakukan secara bertahap, tentu dengan melibatkan partisipasi aktif seluruh masyarakat Desa Bakajaya,” tutur Agus.

Apalagi sekarang ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Sehingga agar masyarakat terhindar dari penyebaran virus yang sampai sekarang belum ada obatnya ini. Suka atau tidak, masyarakat selain harus menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker ketika berada diluar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak. Maka masyarakat juga dituntut harus memiliki perilaku hidup yang bersih dan sehat, dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Lingkungan rumah yang bersih dan sehat, kalau ini dapat dilakukan oleh seluruh warga desa, tentu akan mewujudkan desa yang sehat, indah, nyaman dan asri. Dampak lanjutan, masyarakat desa juga akan mendapatkan manfaat, baik itu kesehatan badan, termasuk ekonomi tentunya,” jelas Agus.

Dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam aneka jenis sayuran, seperti bayam, seledri, tomat, cabe, dan bumbu-bumbu dapur lainnya, tentu masyarakat tidak lagi harus membeli untuk kebutuhan sehari-hari. Demikian kalau yang ditanam itu jenis bunga-bunga yang indah, tentu bisa menarik minat orang untuk membeli bunga.

“Ini yang saya maksud bisa mendapatkan manfaat secara ekonomi. Belum lagi kalau bisa menjelma menjadi desa wisata, tentu ke depan Desa Bakajaya akan dikunjungi banyak orang. Dan ini bisa membawa dampak perekonomian yang lebih besar lagi,” pungkas Agus. (gt)