Derita Muhammad Alfandi, Bocah Penderita Tumor Ganas Asal Terara

AKAN OPERASI : Muhammad Alfandi bocah penderita tumor ganas asal Desa Rarang Kecamatan Terara. (ist)

Di usianya yang masih belia, Muhammad Alfandi harus berjuang keras melawan penyakit tumor ganas yang dideritanya. Operasi tumor akan dilakukan di Rumah Sakit Sanglah Bali. Keluarga sangat berharap bantuan para darmawan.

Muhammad Alfan sejak beberapa bulan terakhir ini hanya bisa tergolek di tempat tidurnya.  Tumor yang tumbuh di lehernya semakin membesar. Selain itu, bocah berusia delapan tahun ini juga kena komplikasi leuokimia, menyebabkan kesehatanya makin drop. Anak malang ini telah mendapat perhatian dari Pemkab Lotim. Pemkab bersedia membantu biaya operasi dengan menggunakan BPJS . Namun di sisi lain, Alfandi berasal dari keluarga tidak mampu. Ayahnya hanya sebagai sopir truk. Bantuan para dermawan sangat berarti untuk meringankan beban keluarga. “ Sekarang masih di rumah. Besok (hari ini red) mau dibawa ke Bali,” kata Juli Hardianti, kakak Alfandi belum lama ini.

Diceritakannya, tumor  mulai tumbuh ketika adiknya berusia tiga tahun. Awalnya hanya benjolan kecil di leher. Keluarga menganggap itu benjolan biasa. Namun seiring waktu makin besar dan terus membesar.Kondisi parah mulai dirasakan tiga bulan terakhir ini.” Sebelumnya tetap pergi sekolah. Tapi sekitar tiga bulan terakhi ini dia sudah  tidak bisa jalan. Tumornya makin besar dan tubuhnya juga makin membengkak,” lanjut Juli.

Operasi sempat beberapa kali tertunda karena terkendala biaya. Namun sekarang mereka bisa bernafas lega. Selain itu, dia juga mengaku, selama ini telah  berbagai pihak yang peduli memberikan donasi untuk membantu biaya operasi. Tapi itu masih belum cukup, terlebih adiknya akan berada di Bali dalam waktu yang cukup lama. Sehingga tentu butuh biaya cukup besar untuk biaya sehar-hari selama di sana.” Bukan hanya sebulan atau dua bulan di Bali. Tapi mugkin sekitar sampai 6 bulan bahkan lebih,” singkatnya.

Mewakili keluarga, dia juga berterima kasih ke berbagai pihak, yang selama ini telah  ikut membantu meringankan beban keluarganya. Termasuk juga berharap bantuan doa, agar proses operasi adiknya itu bisa berjalan lancar dan selamat.(lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaKeliling Mataram Naik Bus Sambil Minum Kopi
Berita berikutnyaGubernur Yakin Lahan KEK Tuntas Tepat Waktu