Deputi Gubenur BI Berikan Kuliah Umum di Hamzanwadi

KULIAH UMUM: Deputi Gubenur BI, Rosmaya Hadi, memberikan kuliah umum di Universitas Hamzanwadi, Selong, Lotim, Jumat (3/3) (GAZALIE/RADAR LOMBOK)

SELONG—Deputi Gubenur Bank Indonesia (BI), Rosmaya Hadi memberikan kuliah umum di kampus Universitas Hamzanwadi, Jum,at (3/3). Kegiatan itu dihadiri juga wakil Gubenur NTB, H. Muh. Amin, dan Rektor Universitas Hamzanwadi, Dr. Hj. Siti Rohmi Djalillah.

Tema besar yang diangkat dalam kuliah umum tersebut menyangkut optimalisasi pembayaran non tunai untuk mendorong perekonomian daerah. Banyak hal yang dibahas dan diskusikan dengan para mahasiswa, terutama menyangkut kondisi perekonomian global, domestic, termasuk laju ekonomi di NTB. “Khusus untuk perekonomian global, terutama di beberapa Negara sudah semakin membaik,” katanya.

Dari cacatan IMF kata dia, Indonesia merupakan Negara yang mampu menghadapi situasi perekonomian global dengan baik. Hal ini dilihat dari angka pertumbuhan ekonominya yang cukup tinggi, jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Namun untuk perekonomian domestik, sekitar tahun 2011 lalu, tingkat inflasi mengalami peningkatan. “Makanya hati-hati tentang komoditas utama. Makanya untuk tahun harga pangan harus kita pertahankan supaya tetap rendah,” sebutnya.

[postingan number=3 tag=”bi”]

Berbicara masalah perekonomian domestik, kondisi sekarang pertumbuhan kredit yang menjadi andalan untuk memajukan perekoniman dinilai masih cukup rendah. Ini perlu untuk lebih ditingkatkan. Secara khusus, ia juga memaparkan seperti kondisi perekonomian di NTB ini. Dia cukup bangga, mengingat tingkat pertumbuhan ekonimi NTB terus meningkat, bahkan melebihi pertumbuhan ekonomi nasional. “Pertumbuhan ekonomi NTB sangat hebat,” singkatnya.

Sementara itu, Wakil Gubenur NTB, H. Muh. Amin menyinggung terkait dengan angka kemiskinan di NTB. Dari total penduduk NTB yang sekitar 4, 8 juta penduduk. Jumlah angka kemiskinan sekitar 16,05 persen, atau sekitar 700 ribu lebih masyarakat NTB yang hidup dibawah garis kemiskinan. “Terkait persoalan kemiskinan ini, telah banyak ikhtiar dan upaya yang telah kita lakukan,” terang dia.

Sebagai upaya untuk menekan angka kemiskinan, dilakukan dengan berbagai cara melalui sejumlah program. Misalnya dengan memperluas lapangan kerja bagi masyarakat. “Melalui berbagai kegiatan, pemerintah akan terus berupaya mengentaskan kemiskinan,” tekadnya. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid