Demokrat Turun Cek Bangunan Sekolah Penerima DAK Dikbud

CEK BANGUNAN: Pihak BHPP DPD Partai Demokrat NTB turun langsung mengecek hasil proyek DAK Dikbud NTB ke sejumlah sekolah di Lombok Tengah, Kamis kemarin (5/1). (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Tindak lanjut dari dibentuknya posko pengaduan terkait realisasi pengerjaan proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB. Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) DPD Partai Demokrat NTB, langsung turun ke sekolah-sekolah penerima untuk mengecek dan memeriksa bangunan fisik hasil pengerjaan. Tentunya dengan melibatkan tim ahli teknik bangunan.

Dengan melibatkan tim ahli teknik bangunan, Partai Demokrat ingin mengetahui sejauhmana kualitas fisik dari bangunan tersebut. Sejumlah sekolah didatangi oleh BHPP DPD Partai Demokrat NTB, yakni SMAN 2 Praya dan SMKN 2 Praya Tengah, di Kabupaten Lombok Tengah.

“Ini bentuk komitmen Partai Demokrat dalam mengawal program pemerintah,” kata Lalu Riadi, yang juga anggota Komisi V Bidang Pendidikan dari Fraksi Partai Demokrat DPRD NTB, Kamis kemarin (5/1).

Pasalnya, Partai Demokrat NTB telah berkomitmen untuk mengawal realisasi pengerjaan proyek DAK yang menelan anggaran ratusan miliar.

Baca Juga :  Spekulan Kamar Hotel Diduga Bermain Jelang MotoGP

Hasilnya sambung Riadi, ada sejumlah hal yang menjadi temuan di lapangan terkait proyek DAK tersebut. Yang mengejutkan, ada bangunan dua lantai di salah satu sekolah yang tidak memiliki tangga. Itu dikarenakan pembangunannya sudah tidak memiliki anggaran.

Dalam kesempatan itu, pihaknya pun langsung menanyakan sejumlah hal yang terkait proyek DAK tersebut. Baik kepada pihak sekolah maupun pihak terkait lainnya. Diantaranya terkait progres realisasi pengerjaan bangunan, penyebab molornya pekerjaan, penentuan supplier, tugas pihak sekolah dan sejumlah hal lainnya.

Terlebih mengingat, proyek DAK yang menelan anggaran ratusan miliar ini menjadi perhatian dan perbincangan serius dikalangan masyarakat luas.

Sebab itu, pihaknya dalam waktu dekat ini akan meminta RAB (Rencana Anggaran Biaya) proyek DAK kepada Dikbud NTB, dan akan disesuaikan dengan temuan pihak ditingkat lapangan. “Nanti Komisi V akan minta RAB proyek DAK, dan kita sesuaikan dengan temuan lapangan,” ucap politisi Partai Demokrat Dapil Loteng tersebut.

Baca Juga :  Warga Masih Abai, Polda Pertegas Sanksi

Sementara itu, Ketua BHPP DPD Partai Demokrat NTB, Imam Sofian mengatakan setelah membuka posko pengaduan, pihaknya mengaku banyak menerima sejumlah laporan yang masuk. Pihaknya akan keliling ke sekolah penerima DAK Dikbud Provinsi NTB 2022, baik SMA maupun SMK.

Dia menegaskan, pihaknya ingin mengecek terkait persoalan keterlambatan pengerjaan bangunan sekolah, dan memastikan kualitas bangunan fisik.

Dia tak menampik, dari temuan pihaknya ditingkat lapangan secara kasat mata memang ada yang janggal dari bangunan hasil pengerjaan proyek DAK tersebut. “Terkait temuan dilapangan sedang kita rekap,” tandas politisi muda Partai Demokrat NTB ini.  (yan)

Komentar Anda