Demokrat NTB Waspadai Manuver Kubu Moeldoko

Zainul Aidi (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Kisruh Partai Demokrat sudah agak mereda pasca- Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menolak mengesahkan kepengurusan Partai Demokrat kubu Moeldoko. Kendati begitu, wacana dipercepatnya Musda Demokrat yang digulirkan sebelum kisruh, belum terdengar lagi kelanjutannya.

Sekretaris DPD Demokrat NTB Zainul Aidi mengungkapkan, sejauh ini pihaknya belum menerima arahan DPP terkait penjadwalan ulang Musda dan Muscab dalam rangka persiapan Pemilu 2024 itu. “Soal Musda dan Muscab, belum ada arahan lagi dari DPP,” kata mantan Direktur PT GNE ini kepada Radar Lombok, Kamis (8/4).

BACA JUGA :  PKB Tegaskan Akan Usung Kader pada Pilkada Lombok Barat

DPP kata Zainul, tampaknya masih tetap fokus menyelesaikan persoalan yang ada. Dan sesuai imbauan DPP, pihaknya di daerah diminta tetap waspada dan tidak lengah dengan kemungkinan manuver kubu Moeldoko. “Kita diminta tetap waspada,” ungkapnya.

Dalam arahan yang disampaikan oleh DPP baru-baru ini kata Zainul, sama sekali tidak menyinggung Musda dan Muscab kabupaten/kota. DPP hanya meminta kepada pengurus di NTB agar bergerak; memberikan bantuan terhadap masyarakat yang terkena bencana banjir di Kabupaten Bima dan Dompu.

BACA JUGA :  Najamuddin Mustapha Bagikan 35 Ribu Paket Sembako

Dan sesuai instruksi tersebut, pihaknya sudah menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana tersebut. Diharapkan dengan bantuan itu bisa meringankan beban para korban. “Sekarang ini kita lagi fokus gelar Partai Demokrat Peduli,” pungkasnya. (yan)