Demokrat dan Golkar Belum Serahkan SK Pimpinan DPRD

TANJUNG–Pelantikan pimpinan DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) masih belum bisa dilakukan. Pasalnya, baru Gerindra yang sudah menyerahkan SK penunjukan pimpinan DPRD, di mana Nasrudin ditunjuk jadi Ketua DPRD KLU. Sementara Demokrat dan Golkar, belum juga mengeluarkan SK penunjukan pimpinan DPRD. Meski sejauh ini sudah beredar kabar bahwa Demokrat menunjuk Burhan M Nur sebagai Wakil Ketua I DPRD dan Golkar menunjuk Mariadi sebagai Wakil Ketua II DPRD.

Dengan belum adanya SK penunjukan dari Golkar dan Demokrat, maka pelantikan pimpinan DPRD dipastikan belum bisa dilaksanakan. “Golkar menyerahkan tanggal 5 September, Demokrat informasinya besok pagi (hari ini). Kalau Gerindra sudah ada. Tinggal dua partai itu saja,” ujar Ketua DPRD KLU sementara, Nasrudin, Selasa (3/9) kemarin.

SK yang dikeluarkan partai harus diserahkan ke Sekretariat DPRD KLU untuk disampikan ke Gubernur NTB melalui Bupati KLU. Gubernur nanti mengeluarkan SK pimpinan DPRD. Jika penyerahan SK dari Golkar dan Demokrat berjalan lancar, maka 11 September diwacanakan pelantikan. “Kita minta jangan sampai mundur,” katanya.

Untuk persiapan pelantikan pimpinan DPRD kata Nasrudin, tidak perlu ribet. Cukup menggunakan ruanggan di DPRD. Pelantikan pimpinan ini akan bersamaan dengan pelantikan dua anggota DPRD KLU yang baru pulang haji yaitu H Arsan (PAN) dan H Yusuf (PKS).

Adapun untuk pembahasan alat kelengkapan dewan (AKD), sudah dilakukan. Tinggal difinalkan setelah ada pimpinan DPRD definitif. Sementara belum bisa diungkapkan siapa saja struktur di masing-masing AKD, baik itu Komisi, Bapemperda, BK, Banggar, dan Banmus. “Nanti kita umumkan setelah definitif, karena terkait tunjangannya di masing-masing AKD. Nanti tunjangan itu yang tandatangani ketua definitif,” terangnya. (flo)