Delapan Siswa Penderita Kudis di Lombok Timur Dapat Perawatan

Salah satu siswa MTS-MT Bilok Petung, Desa Bilok Petung, Kecamatan Sembalun menunjukkan kudis yang diderita di kakinya. (IST/RADAR LOMBOK)

SELONG–Sebanyak delapan siswa MTS-MT Bilok Petung, Desa Bilok Petung, Kecamatan Sembalun menderita kudis.

Direktur RSUD Dr.R. Soedjono Selong, Thantowi Jauhari mengatakan, kedelapan siswa yang menderita kudis itu antara lain: DH kelas 8, MA kelas 9, MS kelas 9, MH kelas 9, RJ kelas 9, R kelas 8, RA kelas 7, dan H kelas 9 sudah mendapatkan perawatan dari pihak puskesmas. “Alhamdulillah kita sudah minta ke pukesmas untuk turun ke lokasi, dan sekarang siswa tersebut sudah mendapatkan perawatan,” katanya, Rabu (24/2/2021).

Saat ditanya apakah para siswa tersebut akan dirawat di rumah sakit ataukah masih bisa ditangani di Puskesmas? Ia mengaku belum bisa menentukan. Yang jelas pihaknya telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan dokter Puskesmas serta dokter spesialis kulit RSUD untuk penanganan lebih lanjut.

Adapun dari hasil pemeriksaan disimpulkan bahwa kedelapan siswa itu menderita penyakit scabies atau kudis yang dibawa oleh salah seorang penderita yang kemudian ditularkan ke teman-temannya. Kudis ini umumnya menyebar lewat kontak kulit atau pakaian atau handuk yang sama dengan pengidap kudis. “Awalnya satu yang sakit, tetapi karena ini penyakit menular, maka teman-temannya yang lain juga terkena,” katanya.

Setelah mengetahui penyakit ini jenis apa, langkah selanjutnya adalah treatment atau perawatan. “Jika keadaan tidak membaik akan dirujuk ke RSUD untuk penanganan lebih lanjut,” katanya. (wan)