Delapan Perempuan dan 20 Lelaki Diamankan

RAZIA: Petugas dari Polres Lombok Tengah saat melakukan razia di salah satu kafe di Kecamatan Praya, Rabu (15/3). (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYAPolres Lombok Tengah saat ini gencar melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat) dengan menyisir berbagai lokasi. Hal ini dilakukan sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Nyepi dan bulan suci Ramadan yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan.

Salah satu sasaran yang menjadi lokasi operasi petugas adalah salah satu warung atau kafe di Kecamatan Praya. Dalam penyisiran di kafe tersebut, petugas mengamankan delapan perempuan hingga kondom dan tisu magic di dalam kamar tempat penggerebekan yang diduga digunakan untuk berbuat yang tidak-tidak.

Operasi pekat yang berlangsung Rabu (15/3) malam sekitar pukul 23.45 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Tengah, AKBP Irfan Nurmansyah. Dari Polres, aparat langsung melakukan operasi pekat dengan menuju warung atau kafe di Kecamatan Praya tersebut. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi seluruh piket fungsi dan langsung bergerak menuju lokasi sasaran yakni warung yang diketahui milik salah seorang perempuan berinisial H tersebut.

Baca Juga :  Kepala Daerah dan DPRD KLU Terancam Tak Digaji 6 Bulan

Dalam operasi pekat  dilokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan beberapa pemuda yang diduga melakukan perbuatan yang meresahkan masyarakat. Pasalnya setibanya di warung tersebut, Kapolres beserta personel langsung melakukan pemeriksaaan terhadap surat izin dari lokasi tersebut serta memeriksa identitas para pengunjung beserta barang bawaannya. Bahkan tidak berhenti sampai di situ, namun petugas juga kemudian melanjutkan pemeriksaan di kamar-kamar yang ada di lokasi.

Karena diketahui selain menjadi tempat tongkrongan yang menyediakan tempat karaoke, namun lokasi tersebut juga difasilitasi dengan kamar penginapan yang dulu diketahi merupakan kos-kosan. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan satu buah bungkus kondom dan satu buah bungkus tisu magic di kamar salah satu karyawan warung tersebut. Selain itu, turut diamankan juga delapan perempuan dan  20 laki-laki serta sembilan unit sepeda motor tanpa identitas.

Baca Juga :  Warga Desak Penyidik Usut Dugaan Kasus Asusila Kades Ungga

Setelah melakukan penggeledahan dan mengamankan berbagai hasil temuan, selanjutnya petugas juga langsung mengamankan pemilik warung inisial H dengan para pengunjung beserta barang bukti ke Mapolres Lombok Tengah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Irfan Nurmansyah menegaskan, bahwa operasi pekat yang dilakukan ini sebagai upaya petugas dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Terlebih ini juga sebagai upaya petugas dalam merespon cepat apa yang menjadi keluhan masyarakat selama ini untuk kemudian ditindaklanjuti. “Kita lakukan operasi pekat ini sebagai bentuk tindaklanjut dari aduan masyarakat dan dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif ditengah tengah masyarakat, serta dalam rangka menyambut hari raya nyepi dan datangnya bulan suci Ramadhan,” ungkap AKBP Irfan Nurmansyah. (met)

Komentar Anda