Dedikasi Hj Mariatun, 23 Tahun Mengabdi Tanpa Gaji, Malam Hari Ngajar Ngaji

Hj Mariatun
Hj Mariatun (NASRI BOEDJANA/RADAR LOMBOK)

Menjadi pendidik atau guru bukanlah perkara mudah bagi sebagian orang, namun tidak bagi Hj Mariatun. Dia justru terhitung sudah 23 tahunan mengamalkan ilmunya sebagai guru demi generasi bangsa. 


NASRI BOEDJANA – MATARAM


MEMASUKI Lingkungan Banjar Kelurahan Banjar Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Secara tidak langsung, di kawasan tersebut  sudah memasuki kawasan pondok pesantren yang lengkap dengan santrinya. Namun, ada yang menarik pada kampung santri tersebut. 

Sesosok wanita paruh baya terlihat sibuk. Dia masih aktif mengamalkan ilmunya. Bagaimana tidak, di usianya yang sudah genap 63 tahun, selain masih aktif mengajar di madarasah. Dia juga aktif mengajar di rumahnya, mengajar anak-anak warga di kampungnya. “Saya sudah aktif ngajar sejak 1996 lalu, bahkan sekarang saya juga mengajar anak-anak warga ngaji di rumah,” tuturnya pada Radar Lombok. 

Wanita yang bernama Mariatun masa mudanya itu, mengaku memiliki kegemaran dalam belajar dan mendidik. Awal karir pendidikannya dimulai sejak tahun 1960 di Sekolah Rakyat di Desa Kelayu, Lombok Timur. Kemudian dilanjutkan ke Mualimat NBDI Pancor pada tahun 1972. Sejak saat itu dia mulai mengenal ilmu pengetahuan, namun dia menyayangkan kelanjutan karir pendidikannya mandek karena terkendala biaya dari orang tua. Meski hanya memiliki ilmu seadanya, namun ilmunya tersebut benar benar dimanfaatkan dengan baik dan sungguh-sungguh.