Debat Putaran Pertama, Ini Visi Misi Paslon Wali Kota Mataram

pilkada kota mataram
SIAP DEBAT: Empat paslon wali kota dan wakil wali kota Mataram siap tampil debat perdana malam ini. (sudirman/radarlombok)

MATARAM—Empat Paslon Wali Kota Mataram menyampaikan visi misi dalam debat terbuka putaran pertama. Debat dilaksanakan Kamis malam (29/10/2020). Masing-masing paslon diberikan kesempatan 4 menit untuk menyampaikan visi misi. Debat pertama dengan tema meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah.

Paslon Harum menyampaikan, sebagai kota kecil yang terus berkembang. Mataram dihadapkan dengan dinamika yang komplek. Mulai dari lahan perkotaan yang semakin menyempit. Disaat yang sama, Kota Mataram belum sepenuhnya bisa menuntaskan persoalan yang dihadapi. Mulai dari masalah narkoba, kemiskinan, pengangguran yang membutuhkan ihitiar yang lebih dalam lagi. Belum lagi situasi tak terduga, seperti bencana non alam pandemi covid-19.

Saat ini kesehatan menjadi panglima, kota terus dituntut untuk hidup sehat dan membangun persepsi kolektif. Bahwa pencegahan adalah hal yang paling penting. Untuk itu, paslon nomor urut satu menghadirkan visi dan gagasan menuju Mataram Harum.

Harum adalah akronim dari harmonis, aman, ramah, unggul dan mandiri. Untuk mewujudkan visi misi itu. Harum menyusun enam landasan prioritas. Yaitu mewujudkan sumber daya masyarakat yang berkualitas dan berkarakter. Kedua meningkatkan keamanan dan kenyamanan. Ketiga meningkatkan kualitas lingkungan dan permukiman. Keempat meningkatkan tata kelola pemerintahan dan meningkatkan partisipasi publik. Kelima meningkatkan daya saing ekonomi dan industri kreatif. Keenam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

‘’Dari visi misi ini kami rumuskan dalam 10 program strategis yang kami sebut dengan 10 asa menuju Mataram Harum. Asa adalah harapan, harapan adalah sesuatu yang abstrak. Tetapi dengan pemahaman dan potensi yang kita miliki. Kita bisa mensugesti asa tersebut menjadi sesuatu yang nyata dimasa mendatang,’’ kata H Mohan Roliskana.

Paslon nomor urut dua (Salam) menyampaikan, Mataram diselumuti berbagai persoalan. Seperti ribuan warga yang belum memiliki rumah. Masih ada balita kurang gizi. Mataram butuh perubahan dan keadilan. Mataram butuh pemerataan pembangunan.

Paket Salam membawa solusi untuk lima tahun kedepan. Visi yang ditawarkan adalah menghadirkan peradaban baru yang maju, berkah dan cemerlang berbasis gotong royong.

‘’Kami inginn menghadirkkan Mataram sebagai Kota Madani. Yaitu kota maju, terdepan, terbaik, teladan, unggul disegala bidang. Seluruh warganya hidup bahagia dan sejahtera. Bertekad menciptakan pemerintah terbaik, terbersih dan terbuka. Kami pastikan semua birokrasi bekerja ikhlas dan bersungguh-sungguh. Kami hadirkan kebijakan yang melindungi fakir miskin, amak terlantar, dan berlaku adil bagi semua warga,’’ ungkap Hj Putu Selly Andayani.

Beberapa program ditawarkan paslon Salam. Diantaranya, satu keluarga satu sarjana. Satu keluarga satu lapangan usaha. Satu warga satu BPJS. Satu lansia satu satu rantang Salam. ‘’ Kami ingin pastikan generasi muda memiliki wirausaha berprestasi disegala bidang. Kami akan terus berihtiar mengembangkan industri perdagangan, jasa, pariwisata dan UMKM tumbuh dan berdaya saing. Kita perlu berjuang bersama untuk memastikan warga memiliki penghasilan yang cukup,’’ terangnya.

Salam tidak ingin warga mendapat perlakuan tidak adil. Oleh karena itu ingin menghadirkan pemerintah yang responsif. ‘’Kami akan turun tangan langsung mengatasui masalah, bukan tunjuk tangan. Kami jemput aspirasi warga,’’ ungkapnya.

Paslon Muda, datang dengan komitmen untuk menghadirkan keadilan bagi semua warga Kota Mataram. Keadilan bermakna setiap orang punya hak yang sama untuk tinggal dan bermukim serta berkontribusi di Kota Mataram. Untuk itu, paslon ini berikhtiar untuk memastikan Kota Mataram kota yang ramah, kota yang menyenangkan untuk dihuni. ‘’Maju kotanya, sejahtera warganya,’’ kata HL Makmur Said.

Paslon Muda menawarkan beberapa program untuk mewujudkan cita-citanya. Yaitu dengan visi maju religius berbudaya dan siaga. Siaga penting karena bencana dua tahun lalu dan saat ini dirasakan. Oleh karena mitigasi kebencanaan sebuah keharuasan. Untuk mewujudkannya dituangkan dalam enam visi. Kota sehat dan cerdas, kota hijau, kota bersih dan melayani, kota berahlak dan berbudaya. Serta kota yang siaga.

‘’Ada 27 program yang kami siapkan. Kami berikan nama lima ihtiar muda. mataram prokes. Mataram keratif, Mataram muda berbasis digitalisasi,’’ ungkap Calon wakil wali Kota H Badruttamam Ahda.

Paslon nomor urut empat, memiliki visi misi bagaimana mewujudkan kota yang nyaman dan beradab. Nyaman sebuah manivestasi sebuah kesejahteraan. Pendekatan dijadikan tolak ukur melalui daya beli masyarakat. menurunkan angka stunting yang cukup signifikan.

‘’Ini bagaimana kita membaca parameter di Kota Mataram. Kami ingin melakukan pendekatan sehingga kita bisa nyaman. Empat pilar pembangunan yang dijadikan pendekatan utama bagi pembangunan di Kota Mataram. pertama dari sisi pendidikan. Berupaya semaksimal mungkin menciptakan pendidikan yang baik. Kami akan memperbanyak sekolah SMP. Kami juga akan meningkatkan kesejahteraan untuk guru kontrak,’’ kata H Baihaqi. (gal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaOrganisasi Mahasiswa Deklarasi Pilkada Damai
Berita berikutnya375 Peserta CPNS Pemprov NTB Lulus