Dari NTB untuk Indonesia

IKM DARI NTB untuk Nasional
Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah pose bersama kelima IKM Unggulan NTB yang ‘Go Nasional’.

MATARAM – Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat terus menggenjot pelaku usaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) bisa naik kelas dan ‘Go Nasional’. Pelaku IKM di NTB memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional, karena memiliki produk, baik itu kerajinan, permesinan, pangan olahan yang tak kalah dengan daerah lainnya dengan tagline ‘Dari NTB untuk Indonesia’.

Dinas Perindustrian Provinsi NTB dibawah kepemimpinan Nuryanti, SE, ME, optimis semakin banyaknya produk IKM yang mulai bermunculan dengan ciri khas tersendiri akan mempermudah pemasaran produk – produk karya yang dihasilkan IKM NTB.

Pada tahun 2020, menjadi momentum kebangkitan IKM NTB yang mampu tampil di kancah nasional. Terdapat lima pelaku IKM menujukkan eksistensi mereka dengan berhasil meraih juara di tingkat nasional. Kelima IKM itu, dianataranya pertama Muliani perajin tudung saji berbahan baku bambu dan ketak. Kedua IKM Organic Lombok dengan owner Septi Erianti untuk produk kosmetik. Ketiga Sayuk Wibawati. owner Nutsafir Cookies dengan produk kue kering dengan kualitas premium.

Selanjutnya, keempat Muhammad Rizani, IKM King Aren dan kelima adalah IKM Lamops dengan Owner Efdalius menjadi unggulan NTB di kancah nasional. Kelima IKM unggulan NTB ini telah menunjukkan prestasi membanggakan di kancah nasional dengan berhasil meriah juara di bidang masing-masing pada tahun 2020 lalu.

Muliani, juara 1 Tudung Saji Nusantara, merupakan anggota dari Koperasi Produsen Syariah Muara Kreatif Lombok yang berlokasi di Juring, Kelurahan Leneng, Lombok Tengah. Muliani selaku perajin bambu dan ketak mendapatkan Juara 1 Nasional dalam Lomba Tudung Saji yang diadakan Kementerian Perindustrian RI Desember 2020. Muliani memanfaatkan bahan baku lokal serta kreativitas dan inovasi, jadilah Tudung Saji khas NTB yang kini sudah dikenal se-nusantara.

Selanjutnya, adalah IKM Organic Lombok dengan Owner Septi Erianti yang didirikan pada tahun 2018 silam. IKM yang berlokasi di Karang Pule Kota Mataram ini memiliki jargon Proudly made in Lombok. IKM Kosmetik inilah yang  pertama kali memproduksi skin care di NTB. Owner Organic Lombok Septi Erianto mendapatkan anugerah Juara 1 dalam ajang Anugerah Bangga Buatan Indonesia kategori kecantikan dan kebugaran yang diadakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI tahun 2020.

IKM Organic Lombok ini mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19, karena sangat terbantu dengan program Jaring Pengamanan Sosial (JPS) Gemilang yang dihadirkan Pemprov NTB. IKM Organic Lombok ini juga memanfaatkan bahan baku lokal, seperti kopi, cokelat, beras, dan rumput laut. Bahkan produk kecantikan yang dihasilkan IKM Organic Lombok ini pangsa pasarnya sudah ada di semua daerah di Indonesia, karena memiliki reseller hampir di seluruh daerah. 

Selanjutnya, Sayuk Wibawati, Owner Nutsafir Cookies yang memproduksi berbagai macam kue kering dengan kualitas premium dan sudah tembus pasar ekspor. Berlokasi di bilangan Gomong Mataram, Sayuk demikian panggilan akrabnya adalah pemenang juara 2 BRI Inkubator 2020 tingkat nasional. Kuliner berbagai macam jensi kue kering yang diinisiasinya bahkan telah menjadikan Nutsafir Cookies sebagai salah satu sponsorship cookies bersama Garuda Indonesia.

Kemudian, ada IKM Lamops dengan Owner Efdalius menjadi unggulan NTB di kancah nasional. Hasil karya desain mutiara Efdalius melalui IKM Lamops telah menghantarkannya masuk 20 besar desainer mutiara terbaik se – Indonesia dalam event IDFS tahun 2020. Efdalius semakin memoncerkan karya desain mutiara Lombok semakin populer di kancah nasional, bahkan internasional.

Dan terakhir kelima adalah Muhammad Rizani, salah satu pemuda inspiratif asal Lombok Barat ini merupakan peraih juara Favorit Indonesian Food Innovation (IFI) yang diadakan oleh Kementrian Perindustrian (Kemenperin) RI tahun 2020. Rizani dengan bangga di hadapan seluruh peserta se -Indonesia menyampaikan tentang produk gula aren khas NTB yang ia beri brand King Aren (Rajanya Aren).

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB Nuryanti mengaku bangga dan memberi apresiasi kepada kelima IKM ‘Dari NTB untuk Indonesia’ tersebut yang telah mengibarkan produk IKM NTB di kancah nasional. Yanti menginginkan prestasi yang telah diraih oleh lima IKM NTB di kancah nasional tersebut bisa menjadi motivasi bagi IKM – IKM lainnya di NTB  untuk terus berupaya menghadirkan inovasi, kreativitas dan meningkatkan kualitas produk mereka, sehingga mampu bersaing dengan produk dari luar NTB, bahkan produk dari negara lainnya.

“Kita ingin IKM lainya di NTB bisa termotivasi dan meningkatkan kualitas produk mereka, sehingga bisa ‘Go Nasional’. Karena prestasi nasional ini tentunya menjadi sebuah kebanggaan,” kata Yanti.  

Melalui berbagai prestasi di kancah nasional menunjukkan produk –produk IKM NTB tidak kalah saing dengan produk daerah lainnya di Indonesia. Berbagai prestasi di kancah nasional tersebut menunjukkan IKM NTB mampu bersaing di tingkat nasional dalam mewujudkan NTB Gemilang, ‘Dari NTB untuk Indonesia’. (luk)