Dapat Hibah PKKM, Dosen UNHAM Ikuti Peningkatan Kapasitas

UNHAM
Dosen UNHAM mengikuti pelatihan secara daring.

SELONG – Universitas Hamzanwadi (UNHAM) terus malakukan ikhtiar peningkatan kapasitas sumberdaya manusia (SDM). Kali ini, UNHAM menggelar Pelatihan Teknik Instruksional (PEKERTI) bagi para dosen.

“Pelatihan PEKERTI ini bekerja sama dengan dengan Universitas Negeri Yogyakarta yang dilaksanakan full Daring. Mulai hari Senin-Jumat (12-16 Juli 2021),” ujar Direktur Kerjasama dan Humas UNHAM Dr Muhammad Halqi, Selasa (13/7).

Dikatakan Halqi, program ini salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dosen program studi Farmasi, yaitu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dosen dalam bidang pedagogi, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Kegiatan ini menjadi bagian dari kegiatan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristekdikti. Dan UNHAM salah satu dari 142 PTN/PTS yang meraih hibah PKKM tahun 2021.

Dalam program tersebut, program studi harus mampu mendorong peningkatan tata kelola, sumberdaya manusia dan pengembangan inovasi perguruan tinggi di bidang pembelajaran dengan menerapkan kebijakan Kampus Merdeka. Untuk itu, Dekan Fakultas Kesehatan selaku penanggungjawab PKKM di tingkat fakultas telah mengirim 9 dosen untuk mengikuti PEKERTI selama lima hari secara online.

“Kami berharap dengan PEKERTI ini, dosen program studi Farmasi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga akan berpengaruh pada kualitas lulusan,” kata Halqi.

Sebelumnya, Dekan Fakultas Kesehatan UNHAM Dr Hj Haritani Haritani mengatakan, pihaknya juga menggelar pelatihan magang industri di perusahaan sebanyak 21 mahasiswa terpilih dalam PKKM. Kegiatan pembekalan melalui sistem Dalam Jaringan (Daring).

“Setelah pembekalan, 21 mahasiswa ini akan terjun ke 3 perusahaan untuk memberikan pengalaman bagi mahasiswa sebelum terjun ke dunia usaha setelah lulus,” katanya.

Terpisah, sebanyak 24 mahasiswa juga mengikuti pembekalan Magang Bina Desa. Pembekalan ini dilaksanakan di meetingroom Universitas Hamzanwadi secara Luar Jaringan (Luring), dengan menghadirkan narasumber Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur Dr Fathurahman,  menyampaikan materi tentang strategi mensukseskan Posyandu Keluarga. Sementara, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Timur menyampaikan materi tentang Strategi Pengelolaan Sampah Berbasis Bank Sampah.

“Karena persoalan sampah ini masih saja menjadi belum teratasi,” papar Hartini.

Da menyebutkan, selain mahasiswa peserta magang, pembekalan program Magang Bina Desa ini diikuti oleh Dosen Pembimbing Lapangan dan Koordinator Program Studi Farmasi.

“Kita berharap, melalui program ini memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah. Di satu sisi program berjalan baik, sisi lain mahasiswa juga mendapat ilmu dan pengalaman,” tutupnya. (luk)

BACA JUGA :  Universitas Hamzanwadi Beri Keringanan Biaya untuk Mahasiswa Baru