Danramil Kodim 1628/SB Bantu Pemasangan Banner Daftar Warga Penerima Rehab Rekon

BANNER DATA: Mempercepat upaya rehab rekon rumah warga korban gempa, Danramil dan Babinsa Jajaran Kodim 1628/SB, membantu pemasangan banner data warga penerima di setiap desa. (ist for radarlombok.co.id)

TALIWANG-Upaya percepatan rekon pasca bencana alam gempa di NTB tahun 2018 yang lalu masih terus dilakukan dengan berbagai dinamika di lapangan. Mengingat masih banyak rumah masyarakat yang terdampak baik rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan, yang terserbar baik di pulau Lombok maupun pulau Sumbawa.

Terkait hal tersebut, Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi ST MIP, menindak lanjuti Perintah Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S,Sos SH, MHan, sehubungan dengan perintah dari kepala BNPB Pusat untuk membantu pemerintah daerah, guna memasang banner data serta nama masyarakat penerima bantuan dana stimulan rehab rekon rumah masyarakat terdampak di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), yang harus terpasang ditiap desa sesuai nama yang terverifikasi.

Sehingga untuk mempercepat pemasangan disetiap desa, maka pihak Danramil dan Babinsa Jajaran Kodim 1628/SB, membantu mengkoordinir pemasangannya, Minggu (29/11/2020).

Dandim 1628/SB menyampaikan bahwa kegiatan membantu pemerintah daerah, terurama masyarakat, dengan memasang baner data nama penerima bantuan dana stimulan, menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pemerintah pusat.

Dalam hal ini, masyarakat juga dapat menjadi kontrol sosial, sehingga diharapkan masyarakat setempat dapat mengakses langsung informasi untuk disesuaikan masing-masing Pokmas ditiap desa, untuk meminimalisir terjadinya kesalahan data. “Sehingga lebih mudah dikoreksi dan diperbaiki,” jelas Sunardi.

Apalagi sambung Dandim, selama ini konsentrasi juga terbagi dengan adanya bencana non Alam Covid -19. “Namun demikian kita tetap terus berusaha, dan berupaya dengan seluruh steakholder yang ada di Sumbawa Barat, agar permasalahanrehab rekon dapat segera rampung. Baik bagi masyarakat terdampak maupun bagi Satgas terkait kelengkapan administrasi sebagai salah satu syarat yang harus terpenuhi,” tegas Sunardi.

Selain itu lanjut Dandim, kegiatan ini menjadi atensi Irtama BNPB di era keterbukaan seperti saat sekarang, sesuai dengan UU IT RI No 19 tahun 2016.

“Segala kebijakan program kerja yang dilaksakan pemerintah harus dapat diakses, agar masyarakat mengetahui, sehingga mendapatkan informasi yang jelas dan tidak menimbukan kesalahfahaman atau kesalahan dikemudian hari,” tandas Sunardi.

Adapun 10 desa yang sudah memasang banner data dan nama masyarakat penerima bantuan dana stimulan dikelompokkan jenis kerusakan, pencapaian hasil, nama Pokmas fasilitator, nama masyarakat yang menerima bantuan di KSB, diantaranya diwilayah Koramil 01/Taliwang di Desa Tepas dan Desa Beru Kecamatan Brang Rea.

Kemudian di wilayah Koramil 02/Sekongkang di Desa Maluk dan Desa Bukit Damai Kecamatan Maluk, di wilayah Koramil 03/Seteluk di Desa Seteluk Tengah dan Desa Tapir, di wilayah Koramil 04/Poto Tano di Desa Kokarlian dan Desa Poto Tano Keamatan Poto Tano, dan di wilayah Koramil 05/Jereweh di Desa Beru dan Desa Belo Kecamatan Jereweh.

“Sementara desa-desa yang belum, juga akan membuat hal yang sama, dengan harapan semua desa yang masyarakatnya terdampak dapat semua diakses publik,” pungkas Sunardi. (gt)