Danramil dan Kapolsek Sakbar Atensi Perampokan

SPANDUK IMBAUAN: Tampak anggota Polsek Sakra Barat, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sakra Barat memasang spanduk berisi imbauan waspada terhadap maraknya aksi perampokan (IRWAN/RADAR LOMBOK)

SELONG–Maraknya aksi perampokan beberapa hari terakhir ini di Lotim, khususnya di wilayah Kecamatan Sakra Barat (Sakbar), tak ayal menimbulkan keresahan di masyarakat. Bagaimana tidak, perampokan tidak hanya menjarah harta korbannya saja, namun pelaku juga tak segan-segan menyakiti kobannya kalau melawan.

Komandan Rayon Militer (Danramil) Sakbar, Kapten Inf. Abdurrasyid yang baru menjabat lima hari di Kecamatan Sakra bertekad, maraknya kasus perampokan beberapa hari ini akan menjadi tugas utama yang harus diselesaikan. Pasalnya selain tugas menjaga keutuhan NKRI, sebagai prajurit dia juga harus memberikan keamanan bagi masyarakat luas.

“Yang menjadi tugas pokok saya saat ini selain menjaga keamanan, juga akan memberikan kenyamanan, bahkan kesehatan bagi masyarakat luas,” ungkapnya kepada Radar Lombok, kemarin (8/1).

Dikatakan, untuk mengembalikan keamanan wilayah, pihaknya akan bersinergi dengan kepolisian yang ada di seluruh Kecamatan Sakra ini, dan meminta semua kepala desa untuk mengaktifkan kembali ronda malam yang sampai kini belum dijalankan masyarakat.

[postingan number=3 tag=”perampokan”]

Tak hanya itu lanjutnya, demi keamanan yang kondusif dia akan memerintahkan seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk terus membantu kepolisian melakukan ronda malam di semua wilayah. ”Yang kita utamakan saat ini menjaga setiap wilayah yang rawan, dan wilayah perbatasan yang ada di daerah selatan (Lotim) ini,” ungkapnya.

Sementara Kapolres Lotim melalui Kapolsek Sakbar, Iptu Toto Suhayanto mengatakan, untuk menjaga keamanan yang saat ini sudah meresahkan masyarakat, pihaknya akan memasang balihoberisi  imbauan di setiap wilayah yang rawan dan wilayah perbatasan atau pintu keluar.

“Tujuan pemasangan spanduk ini merupakan bentuk preventif dan pencegahan terhadap aksi perampokan yang saat ini meresahkan masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, untuk mengatasi aksi perampokan yang mulai marak, kini telah dibentuk tim khusus yang akan menangani aksi perampokan ini. Tim khusus ini nantinya akan bekerja secara diam, dan mengawasi semua gerak-gerik aksi perampokan. “Jadi untuk tim khusus ini langsung dibuat oleh Kapolres (Lotim),” ujarnya.

Tak hanya itu, demi keamanan dan kondusifitas daerah, pihaknya selalu meminta kepada semua desa untuk mengaktifkan ronda malam, bersama menjaga wilayah masing-masing. Karena menurutnya, suatu wilayah itu tidak akan aman jika tidak didukung oleh masyarakatnya sendiri. ”Anggota kita (Polsek) kan sedikit. Tentu kami kewalahan mengatasi kecamatan yang luas ini,” pungkasnya. (cr-wan)