Dandim 1628/SB Mengecek Kesiapan Stok Vaksin di Dikes KSB

PENGECEKAN: Dandim 1628/Sumbawa Barat, Letkol Czi Sunardi, ST. M.IP, melakukan pengecekan ketersediaan stok vaksin dan obat-obatan di Intslasi Farmasi Dikes KSB, Senin (19/7/2021). (ist for radarlombok.co.id)

TALIWANG–Dandim 1628/Sumbawa Barat, Letkol Czi Sunardi, ST. M.IP, melakukan pengecekan ketersediaan stok vaksin dan obat-obatan di Intslasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Senin (19/7/2021).

“Sengaja kami turun langsung melakukan pengecekan, sekaligus untuk meyakinkan masyarakat bahwa ketersediaan vaksin maupun obat-obatan di KSB bisa segera teratasi. Sehingga dapat memberikan rasa ketenangan dan kenyamanan warga KSB,” kata Dandim.

Kesempatan kunjungan itu, Komandan Kodim 1628/Sumbawa Barat, disambut oleh Kadis Kesehatan KSB, H. Tuwuh dengan didampingi Sekdis Kesehatan Hj. Erna Indawati, SE.

Setelah dilakukan pengecekan untuk stok vaksin di instansi Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, ditemukan sampai saat ini masih kosong, karena sudah digunakan semua sesuai jumlah yang diterima. Sehingga untuk giat vaksinasi menunggu dukungan berikutnya.

BACA JUGA :  Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di DIY dan Semarang

“Namun untuk kesediaan obat-obatan masih tersedia cukup untuk melayani masyarakat. Sementara hal-hal lain yang masih kurang akan dikoordinisikan secara hirarkis, sehingga kita tidak mengalami kekurangan ditengah Covid -19,” jelas Dandim.

Rincian vaksin yang sudah diberikan sesuai peruntukkan antara lain, untuk Nakes, Tahap I sebanyak 1309 atau 101%, dan Tahap II sebanyak 1169 atau 90%, sehingga total sebanyak 2478 atau 95%.

Selanjutnya vaksin untuk pelayan publik, Tahap I sebanyak 12736 atau 596%, dan Tahap II sebanyak 1772 atau 83 %, total 14508 atau 339%. Berikutnya vaksin untuk guru, Tahap I sebanyakb2779 atau 260 %, dan Tahap II sebanyak 2415 atau 226 %, sehingga total sebanyak 5194 atau 243%.

BACA JUGA :  Jelang Idul Fitri, Dandim 1628/SB Serahkan Bingkisan Lebaran

Terakhir vaksin untuk Lansia, Tahap I sebanyak 2628 atau 164 %, dan Tahap II sebanyak 1735 atau 108 %, sehingga totalnya ada sebanyak 4363 atau 136 %.

“Sesuai Informasi yang kita dapatkan, pihak Dinas Kesehatan Provinsi NTB merencanakan akan mengirim stok vaksin dalam minggu-minggu ini untuk disalurkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, sehingga giat vaksinasi akan dilanjutkan kembali,” pungkas Dandim. (gt)