Dana Penelitian Dosen Cukup Besar

Prof. Dr. Lalu Wiresapta Karyadi (Nasri/Radar Lombok)

MATARAM—Perhatian Universitas Mataram (Unram) terhadap penelitian dan riset cukup serius. Ini terbukti dengan bersarnya jumlah anggaran yang tersedia untuk program tersebut.

Wakil Rektor I Unram, Prof. Dr. Lalu Wiresapta Karyadi mengatakan, dari total anggaran yang ada di Unram, terdapat sekitar 15 persen dialokasikan untuk penelitian. Jumlah sebanyak itu ditaksir nilainya mencapai Rp 15 miliar.

“Dana penelitian dosen banyaknya sekiar 15 persen dari anggaran yang dimiliki kampus,” ungkapnya, Rabu (14/12).

Besarnya alokasi dana penelitian, ungkapnya, dihajatkan tidak lain untuk menunjang kualitas pendidikan di kampus tersebut. Dari banyak pos pembiayaan di kampus ini, anggaran penelitian disebutnya memiliki porsi yang relatif paling besar.

Sejak kampus ini serius berkecimpung dalam aktivitas penelitian, bebernya, cukup memberikan perkembangan yang signifikan. Dari sekian banyak kampus yang ada di Indonesia, Unram tercatat masuk dalam peringkat ke-36 dalam kualitas penelitian.

Dikatakan, peringkat tersebut tidaklah mengada-ada. Data perungkat capaian kampus ini dikeluarkan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti).

Peningkatan intensitas penelitian di kampus ini, bebernya, mulai berlaku sejak 2015 lalu. Dimana sejak tahun itu, terdapat banyak dosen Unram yang memiliki kualitas penelitian yang cukup bagus.

BACA JUGA :  Pemprov NTB Dapat Anugerah Dana Rakca

Diantara hasil penelitian yang cukup membanggakan di kampus ini, ungkapnya, yakni, hasil penelitian yang dipublikasi di kancah internasional dan nasional. Tidak sedikit hasil penelitian dosen Unrman yang sudah menjadi buku ajar di lembaga pendidikan.

Dari banyak hasil penelitian yang dilakukan para dosen Unram, bebernya, tidak sedikit yang sudah mendapat hak paten. Namun begitu, ada pula yang belum mendapat lisensi hak tersebut.

Berkat penelitian yang dilakukan kampus ini, terangnya, nama kampus ini mulai cukup dikenal di luar daerah. Kampus ini dikenal karena kualitasnya yang semakin meningkat.

“Seperti kelas lembaga penelitian yang dimiliki Unram yang sudah naik statusnya. Status ini bisa dilihat dari awalnya hanya berstatus utama, tapi sekarang sudah menjadi mandiri,” terangnya.

Kembali soal alokasi anggaran, kampus ini kini tengah gencar-gencarnya membentuk kelompok penelitian. Dengan adanya kelompok tersebut diharapkan partisipasi dosen dalam melakukan penelitian akan semakin banyak dari seluruh program studi yang ada.

"Partisipasi dosen untuk melakukan penelitian juga semakin banyak seiring ilmu yang dimiliki dosen kami," tutupnya. (cr-rie)