Daftar KPU, BARU Siap Bawa Mataram Menuju Era Baru

DAFTAR HARI TERAKHIR : Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali Kota Baihaqi-Baiq Diah Ratu Ganefi (BARU) mendaftar di KPU Kota Mataram diantar ribuan pendukunya Minggu sore (6/9). (Ahmad Yani/Radar Lombok)

MATARAM — Pasangan bakal calon wali kota – bakal calon wakil wali kota Mataram, Baihaqi – Baiq Diyah Ratu Ganefi (BARU) jadi pendaftar terakhir di KPU Kota Mataram. Pasangan ini menggenapi empat pasangan bakal calon kepala daerah yang sudah mendaftar lebih dahulu.

Dengan diantar dan diiringi ribuan kader dan pengurus parpol koalisi, pendukung dan simpatisan, pasangan BARU mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram, Minggu sore (6/9). Alat musik tradisional gendang beleq, kecimol dan barongsai turut memeriahkan dan menyemarakkan pendaftaran paket BARU.

Sebelum daftar, pasangan BARU menggelar deklarasi pencalonan sebagai wali kota dan wakil wali kota bersama parpol koalisi, di gelanggang Pemuda Kota Mataram.
Pasangan ini diusung dan didukung lima koalisi parpol yakni Partai Demokrat, PAN, Hanura, Partai Berkarya kubu Hutomo Mandala Putra dan Partai Gelora.

Bakal calon wali kota Baihaqi menyatakan, paket BARU siap adu gagasan, konsep dan program dalam membangun, menata, memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Mataram. “Kita sudah punya konsep dan program arah pembangunan Kota Mataram kedepan,” katanya.

Menurutnya, Kota Mataram harus bisa berubah dan lebih bergegas dalam mengejar ketertinggalan dibandingkan dengan kota-kota lainnya di . Harus ada semangat perubahan untuk lebih baik ke depan. Baginya, Kota Mataram kedepan harus lebih baik dari kemarin dan esok harus lebih baik ke depan. Kota ini harus ada nuansa perubahan. ” Saya mengajak kita semua menjemput perubahan itu bersama BARU,” bebernya.

Diungkapkan, Ia dan Baiq Diyah Ratu Ganefi maju di Pilkada Kota Mataram agar proses demokrasi bisa berjalan semestinya. Dengan tampilnya pasangan BARU dalam diharapkan masyarakat Kota Mataram semakin banyak pilihan. Kontestasi di pilkada, kata dia, sebagai sarana masyarakat agar bisa memilah dan memilih sesuai bobot, bibit dan bebet calon pemimpinnya.
Sebab itu, BARU menawarkan perubahan, yang ingin mewujudkan kenyamanan bagi seluruh warga masyarakat Kota Mataram. Menurutnya, kenyamanan menjadi sebuah tolak ukur kota yang maju dan berkembang. Dimana masyarakat merasa nyaman ketika berada di rumah maupun di luar rumah. ” Dan itu jadi tawaran paket BARU,” bebernya.

Lebih lanjut diungkapkan, Kota Mataram harus bergegas mengejar ketertinggalannya. Di saat kota lain di provinsi lain bisa maju dengan pesat, Mataram sebagai ibu kota NTB juga harus mampu maju pesat. Di NTT misalnya, kemajuan Kota Kupang sangat luar biasa. Kota tetangga itu juga sudah menjadi branding daerah di kancah internasional. Menurutnya, kota Mataram punya sumber daya alam dan sumber daya manusia memadai terkait hal tersebut. Oleh karena itu, BARU akan mendorong Kota Mataram sebagai kota enterpreneur, kotanya para pengusaha. ” Hal ini nanti akan melejitkan ekonomi daerah,” imbuhnya.

Dalam deklarasi pasangan BARU, Ketua DPD Demokrat NTB TGH Mahally Fikry membeberkan, alasan Partai Demokrat mendukung dan mengusung paket BARU di pilkada Kota Mataram. Menurutnya, pasangan BARU adalah perpaduan ideal dan komplet dari kepemimpinan di Kota Mataram. Baginya, paket BARU bisa menghadirkan solusi dan konsep terhadap problematika dan persoalan di Kota Mataram. “Dan itu kita lihat di sosok Baihaqi dan Ibu Diyah,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Gelora NTB, Lalu Pahroruzi mengungkapkan, Kota Mataram tidak bisa diurus dengan cara-cara lama. Cara lama membuat sampah menumpuk di banyak sudut kota, transportasi publik hancur, ruang hijau makin berkurang, usaha kecil makin kesulitan bernafas saat pandemi. Kota Mataram juga tidak bsia dipimpin oleh calon yang lebih mendahulukan mengurus rumah angker dibandingkan memperbaiki rumah warga miskin dan terpinggirkan. ” Kota Mataram memerlukan pemimpin baru, inovasi baru dan nalar baru dalam membangun kota yang kita cintai,” tegasnya.(yan)