Daftar di Hanura, Sajim Tak Unjuk Kekuatan

hanura
DAFTAR : H. Lalu Sajim Sastrawan (kiri) menyerahkan formulir pendaftaran kepada Ketua Tim Pilkada Hanura Lobar H. Achmad Kudsi (kanan). (ZUL/RADARLOMBOK)

GIRI MENANG-H. Lalu Sajim Sastrawan secara resmi mengembalikan formulir atau mendaftar sebagai bakal calon (Balon) Bupati Lobar di DPC Partai Hanura Lombok Barat sore kemarin (3/5). Proses pendaftaran Sajim dilakukan dengan sederhana. “ Sebenarnya tadi kita mau hadir enam orang, tetapi banyak yang mau ikut. Beda-beda strategi. Ketika kita mampu tidak menunjukkan kekuatan kita, di situlah sesungguhnya letak kekuatan kita sebenarnya,” ungkap Sajim.

Ia mengatakan, pada Pilkada Lobar 2008 dirinya menjadi calon bupati berpasangan dengan TGH. Munajib. Ia masuk putaran kedua meski akhirnya kalah oleh pasangan Zaini Arony- Mahrip. Ia yakin, suaranya dulu masih bisa diandalkan di Pilkada 2018 mendatang. “ Sekarang kita mengingatkan kembali, menyegarkan kembali ingatan masyarakat,” ungkapnya.

Visi yang diusungnya adalah mengembalikan Lobar menjadi barometer di NTB seperti 20 tahun silam. Bukan seperti saat ini, Lobar kerap berada di urutan terakhir dari 10 kabupaten/kota. Tidak seperti dahulu, Lobar menjadi barometer kemajuan di NTB. Sebagai contoh saat ini, sangat sulit nampaknya menurunkan angka kemiskinan di Lobar.

Adapun yang hilang atau berkurang saat ini dibanding dahulu tegasnya adalah semangat dan fokus. Semangat untuk membangun Lobar dan fokus untuk melaksanakan program-program yang ada di pemerintahan. “Kita lihat dalam program penurunan kemiskinan, itu sulit sekali dikarenakan tidak fokus. Jadi visi kita adalah mengembalikan Lobar menjadi barometer di NTB,” jelasnya.

Istimewa dari pendaftaran Sajim ini, dia disambut langsung Ketua DPC Partai Hanura Lobar Khaerul Anwar. Kemudian Hadir dua dari tiga Anggota DPRD Lobar dari Partai Hanura yaitu, Hj. Rafiah Musa yang menjabat Wakil Ketua Komisi II DPRD Lobar dan Hj. Muslihan Anggota Komisi IV DPRD Lobar.

Diungkapkan Khairul, pendaftaran Sajim bersama puluhan pendukungnya ini merupakan momen yang sudah ditunggu-tunggu. Khairul sendiri sepakat dengan Sajim yang memutar gambaran kejayaan Lobar di masa lampau yang ingin dikembalikannya. Khairul pun mengingat, bahwa dahulu ada program lantainisasi, jambanisasi, semenisasi. Bahkan dahulu dicetuskan program jumat bersih. Program-program itu sampai mendapatkan penghargaan di tingkat pusat dan bersuara di tingkat internasional. “Dan kami Partai Hanura berkewajiban bersama membangun daerah,” jelasnya.(zul)