Daerah Galian C dan Pariwisata Dipasangi Rambu

PRAYA-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, mempersiapkan 150 rambu-rambu tahun 2016 ini.

Kepala BPBD Lombok Tengah, L Nurpuri mengatakan, rambu- rambu tersebut dihajatkan sebagai pengingat bagi pengguna jalan demi keselamatan. Rambu- rambu tersebut ada yang sudah dipasang dan ada juga yang masih dalam proses pemetaan.  ‘’Rambu-rambu ini akan dipasang di wilayah rawan bencana,’’ kata Nurpuri, kemarin (22/5).

Seperti di wilayah tambang galian C yang sering terjadi longsor. Terutama di wilayah Kecamatan Batukliang Utara, Pringgarata dan Kopang, serta beberapa wilayah lainnya yang sering terjadi longsor. Selanjutnya di tempat pemandian, seperti air terjun Benang Setokel, Aik Bukak, Benang Kelambu dan beberapa lokasi yang dinilai rawan.

Sedangkan di bagian selatan, pihaknya lebih terfokus terhadap lokasi yang sering dijadikan masyarakat selfi. Seperti di beberapa pegunungan yang ada di pinggir laut. Sebab sering kali masyarakat tidak memperhatikan bahaya. Mereka lebih menguntungkan bisa mengambil foto meski tempatnya berbahaya. ‘’Salah satunya di pantai Tunak. Lokasinya cukup menarik untuk selfi, namun lokasi itu terjal dan berbahaya,’’ jelasnya. (cr-ap)