Curi Uang Pacar , Transfer ke Pacar Kedua

Curi Uang Pacar , Transfer ke Pacar Kedua
NAKAL: Roby, pelaku pencurian uang di ATM saat di Mapolres Mataram, Sabtu lalu (25/3). (M.Haeruddin/Radar Lombok)

MATARAM – Muhammad Saleh alias Roby,21 tahun asal Desa Banggo Kecamatan Manggalewa Kabupaten Dompu memang nakal. Ia ditangkap polisi pada Jumat lalu (24/3) lalu karena menggasak uang pacarnya sendiri di ATM. Lebih nakal lagi, tabungan pacar ia kuras untuk diberikan ke pacarnya yang lain.

Setelah menarik uang di ATM BRI menggunakan kartu ATM pacarnya, Roby langsung membuang kartu ATM tersebut. Sayang, kelakuannya tertangkap kamera CCTV.

Kabag Ops Polres Mataram Kompol Mujahidin menyampaikan bahwa pelaku diamankan berdasarkan laporan polisi  LP/K/576/VII/2016/Polres Mataram pada 27 juli 2016 lalu dengan tempat kejadian rumah kos korban di Lingkungan Kekalik Gerisak Kelurahan Kekalik Jaya Kecamatan  Ampenan.

[postingan number=3 tag=”kriminal”]

Ia menjelaskan kronologis kejadian. Tersangka datang ke kos korban. Setelah ngobrol lama, korban keluar membelikan tersangka rokok. ”Ketika tersangka sendiri maka timbulah niat tersangka mengambil kartu ATM korban. Setelah mengambil kartu di dompet korban, tersangka pergi ke ATM yang ada di komplek SPBU jalan lingkar selatan. Ia transfer sejumlah uang ke pacarnya yang lain yang bernama Kaerunnisa Fadilah. Total yang ditranfer Rp 7.500.000. Ia diancam hukuman 4 tahun penjara karena melanggar pasal 362 tentang pencurian.

Di depan petugas, Roby mengaku nekat melakukan aksinya untuk membuat pacar barunya senang.  Ia bercerita, dirinya hafal dengan nomor pin korban karena sebelumnya cukup sering menggunakan ATM tersebut untuk keperluan sehari-harinya. ‘’ Sekarang sih saya sudah putus dengan NR,’’ katanya.

Korban sendiri saat berada di Polres Mataram mengaku pacaran dengan pelaku selama satu tahun lamanya. Sebelumnya, ATM miliknya sering digunakan oleh Roby untuk menitip transfer dari keluarganya. Hanya saja dia tidak menyangka akan mencuri ATM miliknya dan mentransfer seluruh isi ATM. ‘’ Saya tidak menyangka dia bisa bersikap demikian. Rasanya dobel pedih saya. Uang Rp 7,5 juta itu juga awalnya mau digunakan oleh adik saya untuk persiapan tes kepolisian,’’ ungkapnya.

Meski demikian, ia mengaku membuka pintu damai kepada orang yang pernah dicintainya itu. ‘’ Saya sih pengennya damai. Tapi uang itu harus dikembalikan dulu secara tunai. Tapi saya sebelum kejadian ini sudah putus dengan dia,’’ ujar wanita yang mengaku sebagai mahasiswi salah satu akademi keperawatan di Mataram ini.(cr-met/gal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid