Curi Motor untuk Biaya Sekolah Anak

Curi Motor untuk Biaya Sekolah Anak
CURANMOR : pelaku Curanmor saat diperlihatkan kepada media di Mapolres Mataram kemarin (19/7). (Ali Ma'shum/Radar Lombok)

MATARAM-Tim Opsnal Satreskrim Polres Mataram menangkap seorang yang diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berinisial FI alias Jenik (40 tahun) warga Kelurahan Dasan Agung Kecamatan Selaparang. Ia ditangkap setelah seminggu pencurian yang dilakukannya dilaporkan.” Pelaku kita tangkap hari Selasa (18/7) saat melintas di jalan raya Kekalik Ampenan,” ungkap Kapolres Mataram AKBP Muhammad kemarin (19/7).

Penangkapan pelaku berawal dari laporan dari korban, Khaerudin. Khaerudin sendiri adalah rekan pelaku. Sepeda motor Khaerudin merek Honda hilang di parkiran Bank BPR Kebon Roek Ampenan. “ Setelah diakukan penyelidikan, ternyata pelaku adalah rekan korban sendiri,” katanya.

Pelaku mengambil kunci kontak motor milik Khaerudin. Setelah itu pelaku mengintai dimana keberadaan motor korban. Motor kemudian digadai seharga Rp 800 ribu. Uang tersebut  untuk biaya masuk sekolah anaknya di salah satu SMP di Kota Mataram. “ Karena tahun ajaran baru dia tidak ada biaya untuk sekolah anaknya. Saat ada kesempatan ya dia nekat mencuri motor. Biaya masuk sekolah sebenarnya sebesar Rp 1,6 juta. Masih minus tapi duluan ketangkap,” jelasnya.

Pelaku adalah seorang residivis kasus pencurian. Pada tahun 2011 pernah dihukum dan divonis 14 bulan penjara. Anehnya lagi, pelaku waktu mencuri juga untuk biaya sekolah anaknya. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 362 tentang pencurian dengan ancaman lima tahun penjara.(gal)