Curi Motor, ARM Tewas Dihakimi Warga

curanmor
CURANMOR : Pelaku pencurian sepeda motor yang tewas setelah dihakimi masa. (Ist for Radar Lombok)

SELONG – ARM (20 tahun), warga Desa Bilelando Lombok Tengah tewas setelah melakukan pencurian di Lombok Timur, Sabtu (23/6). ARM adalah pelaku pencurian kendaraan bermotor yang tewas setelah tertangkap basah dan dihakimi warga. Ia diketahui mencuri motor di halaman Sekolah Menengah pertama (SMP2) Terara. Aksinya diketahui sehingga salah seorang guru berteriak.

“Mendengar teriakan tersebut, pemilik sepeda motor yang juga guru di SMP itu berlari ke halaman sekolah tempat dia memarkir motornya,” jelas Kapolres Lotim melalui Kasat Reskrim AKP Joko Tamtomo kemarin.

Berawal dari sekitar pukul 11.45 Wita, satu unit sepeda motor yang terparkir di halaman SMPN 2 Terara  hendaka dibawa kabur oleh dua laki-laki tak dikenal. Beruntung, salah seorang guru mengetahui hal tersebut dan berteriak minta tolong. Setelah tiba di lokasi parkir, didapati sepeda motor miliknya telah berubah arah yang sebelumnya menghadap ke barat, berubah ke arah timur dengan posisi sepeda motor terjatuh. Saat dicek, kunci kontak sepeda motor miliknya telah rusak.

Saat diteriaki maling, kedua pelaku kabur. Namun naas, salah satu pelaku berhasil diringkus warga dan digebuki hingga tewas.  “Jenazah pelaku Curanmor sudah diserahkan ke pihak keluarga setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD R. Soejono Selong,” ungkap Joko.

Sedangkan untuk pelaku yang berhasil meloloskan diri masih dalam penyelidikan. Sementara barang bukti sepeda motor saat ini diamankan di Polsek Terara. “ Untuk pelaku yang berhasil melarikan diri masih kita lakukan penyeledikan,” ungkapnya.(wan)