Cricket NTB Cari Pemimpin Baru

BERPOSE: Jajaran pengurus PCI NTB berpose bersama saat Musprov KONI NTB beberapa waktu lalu (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Cricket Indonesia (PCI) NTB, Hari Gunawan, rupanya ingin melepas jabatannya sebelum mas tugasnya berakhir.

Belum lama ini, Hari Gunawan mengatakan, keinginan dirinya melepas jabatan tersebut semata-mata demi memajukan olahraga cricket di NTB. Namun sejauh ini pihaknya belum menemukan sosok yang tepat dan bersedia memimpin organisasi tersebut.

“Kalau ada yang bersedia menggantikan saya, akan saya lepas jabatan ini,” ungkapnya.

Disinyalir keinginan Hari Gunawan melepas jabatannya lantaran tidak sanggup membiayai operasional kegiatan organisasi tersebut. Karena itu, salah satu kriteria calon pengganti yang dicari yakni yang memiliki kemampuan finansial.

Di pusat, lanjutnya, PCI dipimpin oleh Azis Syamsuddin. Sosok ini merupakan anggota DPR RI dari Partai Golkar. Lewat partai pohon beringin tersebut diharapkan akan ada politisi Golkar di NTB yang bersedia menggantikan dirinya.

Kenapa? Dengan sesama pengurus Partai Golkar yang akan menangani organisasi ini kemungkinan akan lebih baik. Terlebih secara kepartaian ada ikatan kepentingan dengan ketua yang ada di pusat.

Secar gamblang, ia berharap agar sosok seperti Isvie Rupaedah yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD NTB sekaligus sekretaris Partai Golkar bersedia memimpin organisasi tersebut. Bahkan, politisi Golkar lainnya dipersilahkan untuk menempati posisinya.

Ia menuturkan, kala Rakernas PCI para pengurus pusat organisasi ini sangat memperhatikan kinerja pengurus yang ada di daerah. Sleain itu, jajaran pengurus organisasi ini juga sangat peduli dengan nasib atletnya.

Dari sisi prestasi cricket NTB, jelasnya, saat  pra PON 2015, tim cricket NTB finish peringkat 10 dari 18 provinsi. Namun dengan pringkat tersebut NTB tidak bisa lolos di PON XIX/2016 Jawa Barat. Ini karena kuota yang diambil hanya delapan tim.

Terpisah, Ketua DPRD NTB, Hj, Baiq Isvie Rupaeda menyatakan, sampai hari ini pihaknya belum dihubungi pengurus cricket NTB. terkait kesediaan memimpin organisasi ini, ia menegaskan, sepanjang untuk kepentingan daerah dan masyarakat, ia bersedia memimpin organisasi tersebut.

Ia mengaku tidak menolak jika diinginkan menakhodai organisasi tersebut. “Makanya kalau ada yang menghubungi saya dari para pengurus, saya bersedia,” tegasnya. (cr-adi)