Cowok Pukuli Pacar di Taman Sangkareang Terekam CCTV

Cowok Pukuli Pacar di Taman Sangkareang
KELAHI : Pasangan muda-mudi yang ditangkap Pol PP di Taman Sangkareang karena ketahuan berkelahi lewat kamera CCTV kemarin. (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM – Sepasang muda-mudi terekam kamera CCTV sedang berkelahi. Sang cowok bahkan tega memukul pacarnya. Pelaku pun diciduk oleh aparat Pol PP.

Perkelahian berlangsung di Taman Sangkareang sekitar jam satu siang kemarin. Mereka adalah SAH dan SH, asal Bunut Baok Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah. Keduanya berduaan di bagian pojok selatan Taman Sangkareang. Tempat yang tidak terlalu tertutup. Selang beberapa menit mereka berkelahi. Perkelahian mereka terekam kamera CCTV yang dipantau langsung oleh anggota Pol PP. Terlihat beberapa kali sang cowok, SAH, memukuli pacarnya yang sedang duduk disampingnya. Ada bahkan beberapa warga melihat dan mereka langsung kejadian tersebut menggunakan kamera HP.

BACA JUGA :  Pulang Beli Sabu, Empat Pemuda Asal Lombok Tengah Dipenjara

Anggota Satpol PP, Agus, bersama rekannya yang mengetahui kejadian ini lewat CCTV langsung mendatangi lokasi. Keduanya digelandang ke markas Pol PP.

Di depan anggota Pol PP, sang cowok, SAH, mengaku sebagai pekerja swasta di Gili Trawangan, sementara sang cewek, SH, adalah mahasiswa salah satu universitas di Kota Mataram.

Awalnya, SAH menjemput pacarnya yang sedang menjalani masa PPL di salah satu sekolah negeri di Kota Mataram. “ Saya cemburu karena ada cowok lain. Saya minta maaf pak, saya tidak tahu terekam CCTV,” katanya dengan polos ke petugas.

Ia mengaku memukul beberapa kali di bagian muka si cewek hingga si cewek menangis. Selain itu SAH meminta SH mempertemukannya dengan cowok yang membuatnya cemburu itu. “ Itu aja saya cari pak, saya hanya ingin ketemu sama cowok itu. Saya tidak tahan emosi lalu saya pukul,’’ akunya.

BACA JUGA :  Usai Beraksi di Empat TKP, Dua Komplotan Rampok Sadis Disergap

Setelah mendengarkan keterangan keduanya, anggota Pol PP memberikan kesempatan ke sang cewek untuk menuntut balik atau berdamai. Si cewek memilih berdamai. SH mengaku tidak ingin memperlebar masalah.” Saya berdamai saja, saya hanya dipukul di bagian wajah saja,” akunya.

Keduanya pun diminta tidak mengulanginya lagi, apalagi di tempat umum. “ Kalau mereka berbuat seperti ini lagi, kita akan serahkan ke aparat penegak hukum,’’ katanya.(dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut