Cidomo Trawangan Harus Tetap Dipertahankan

????????????????????????????????????

TANJUNG-Sebagai satu-satunya transportasi tanpa polusi, cidomo harus tetap dipertahankan di Gili Trawangan yang mengusung pariwisata tanpa polusi. Selain memang cidomo sudah menjadi ciri khas di Gili Trawangan.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Komisi II DPRD KLU, Tusen Lasima. Menurutnya, jika moda transportasi lain dipaksakan seperti mobil listrik, dikhawatirkan akan mengurangi daya pikat wisatawan baik mancanegara maupun lokal. Karena cidomo juga sudah menjadi icon pariwisata Gili Trawangan.

Berkaitan dengan posting-an kuda yang tengah terjatuh saat mengangkut penumpang dan heboh di dunia maya lanjut Politisi PDIP ini, pihak pengelola cidomo yaitu Koperasi Janur Indah diharapkan lebih memperhatikan persoalan yang berkaitan dengan kesehatan kuda ataupun daya tahan tubuh kuda. Sehingga hal demikian tidak terjadi lagi. Begitupun juga agar dibenahi terkait hal-hal lain yang banyak dikeluhkan khususnya berkaitan soal ongkos. “Karena kita berharap agar wisatawan senang dan nyaman menggunakan cidomo,” tandasnya.

BACA JUGA :  Kotoran Cidomo Masih Ganggu Keindahan Kota Mataram

Ketua Koperasi Janur Indah, Gupran mengatakan, pihaknya menerapkan sistem rolling atau pergantian kuda pada cidomo dalam selang waktu tertentu. Perbandingannya satu cidomo dan tiga ekor kuda. “Kita mempunyai 32 cidomo, satu cidomo dibekali dengan tiga kuda. Aturannya, kuda diganti tiga kali sehari,” jelasnya.

BACA JUGA :  Gelombang Tinggi, Nelayan Tetap Melaut

Menurut Gupran, kesehatan kuda yang utama. Dinas terkait juga kerap datang memeriksa kesehatan kuda tersebut. “Meskipun jarang, namun ada lah. Kita harap dinas pun intens turun karena bagaimana pun kita kan tetap bayar pajak dan sebagainya,” harapnya. (zul)