Cerita Mistis tentang Kali Jangkuk Dasan Agung

Dikenal Angker, Selalu Minta Tumbal

Cerita Mistis tentang Kali Jangkuk Dasan Agung
TUMBAL : Suasana olah TKP oleh polisi di lokasi tempat penemuan mayat bocah 5 tahun, Senin (18/9). Lokasi ini oleh warga dikenal angker dan banyak dihuni makhluk halsu. (Fahmy/Radar Lombok)

Ada kejadian anak meninggal karena tenggelam di sekitar jembatan Dasan Agung (Kali Jangkuk). Jembatan ini menghubungkan antara Dasan Agung dan Kelurahan Kebon Sari. Bagi sebagian warga, lokasi ini memang angker. Penunggunya sering meminta tumbal.


ZULFAHMI-MATARAM


Kali Jangkuk membentang panjang dari timur hingga barat Kota Mataram. Ia bermuara di Pantai Ampenan. Dari jembatan di Jalan Udayana sampai jembatan di Pejeruk panjangnya mencapai sekitar satu kilometer. Kali ini menjadi pemisah antara Kelurahan Dasan Agung dan Kelurahan Kebon Sari. Utara kali masuk kawasan Kebon Sari. Selatan kali masuk Dasan Agung.

Saat ini debit air di kali ini sangat kecil karena musim kemarau. Banyak anak-anak memanfaatkan kondisi ini untuk tempat bermain. Persis di bagian galian, ada anak 5 tahun yang ditemukan tewas tenggelam.

Bagi sebagian warga setempat, penemuan bocah meninggal ini bagian dari cerita mistis. Di lokasi jembatan yang sedang dibangun ini diyakini ada makhluk halusnya.

Kata mereka, ini bukanlah kasus yang pertama. Dulu ketika pembangunan jembatan di sebelah barat, ada warga yang tewas dengan model yang sama. Hingga jembatan jadi, jumlah yang meninggal tiga orang. Baru-baru ini ada salah satu operator alat berat meninggal dunia setelah  menggusur beberapa pepohonan yang ada pinggir kali ini.” Kali ini memang simbit (angker). Banyak jin atau mahkluk halus yang tinggal di sini,” kata Sahar (70) kepada koran ini kemarin.