Cegah Stunting, Dikes Lombok Timur Bagikan Obat Cacing

stunting
Kepala puskesmas Sukaraja H Ahmad pada saat memberikan obat cacing di wilayah kecamatan jerowaru. (Janwari Irwan/Radar Lombok)

SELONG – Dinas Kesehatan Lombok Timur memberikan obat cacing gratis dua kali dalam setahun bagi masyarakat. Program ini sebagai upaya intervensi seiring masih adanya penyakit stunting atau anak dengan tubuh kerdil.” Intervensi kasus stunting ada program titipan pemberian obat cacing bagi masyarakat bagi Puskesmas se-Lombok Timur,” kata H. Ahmad, Kepala Puskesmas Sukaraja Kecamatan Jerowaru saat membagikan obat ke sejumlah sekolah di Kecamatan Jerowaru kemarin.

Menurutnya, program pemberian obat cacing gratis sebenarnya memang sudah ada setiap tahun di seluruh Puskesmas. Bedanya pemberian obat cacing yang biasanya hanya satu kali dalam setahun diberikan dua kali dalam setahun. Pemberian obat cacing dilakukan karena salah satu faktor kasus stunting diakibatkan anak cacingan.

Karenanya dinilai perlu ada program pencegahan. Di sisi lain, kasus stunting tidak semata-mata karena faktor kemiskinan sehingga kurang asupan gizi. Beberapa kasus yang terjadi terindentifikasi karena salah pola asuh anak sehingga anak kurang gizi.

“ Pemberian obat cacing ini bertujuan menurunkan angka prevalensi cacingan anak usia sekolah,” ungkapnya.

Ia mengatakan, melalui pemberian obat cacing, para peserta didik terbebas dari penyakit cacingan. Apalagi, yang jadi korban kebanyakan adalah anak-anak.”Cacingan tidak bisa dianggap remeh. Jika terkena, bisa membuat penyerapan asupan gizi tidak sempurna, anemia, pertumbuhan fisik terhambat, lemahnya IQ (Kecerdasan Intelektual) dan mengganggu konsentrasi anak dalam belajar,” bebernya.