CCI Series XXXI Mulai Digelar di Lombok Barat

(IST/HUMAS LOBAR) Salah satu pembalap sepeda asal Selangor Malaysia yang ikut serta pada Customs Cycling Indonesia (CCI) Series XXXI Bupati Cup Lombok Barat 2019.

GIRI MENANG–Para pembalap sepeda pada Customs Cycling Indonesia (CCI) Series XXXI Bupati Cup Lombok Barat 2019 mulai unjuk diri di hari pertama, Jumat (6/12/2019).

Sebanyak 125 pembalap adu cepat tepat waktu dalam lomba kategori Individual Time Trial (ITT). Mereka mulai start dari jam 08.00 pagi sampai jam 09.30, dengan mengambil lokasi di bypass BIL II dengan jarak tempuh 8,5 kilometer. Para peserta berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan tercatat ada yang datang dari Malaysia, dan Britania Raya. “Untuk hari pertama, peserta CCI Series XXXI kategori Individual Time Trial berjalan lancar dan sukses. Besok (Sabtu, 7 Desember 2019) kita akan melaksanakan dua kegiatan lagi untuk kategori Road Race distance 38,1 Km, 51,5 Km, 64,9 Km dan 109,7 km dan Criterium distance 1,46 Km/ Lap,” kata Ma’ad Adnan, Panitia Daerah CCI Series XXXI yang juga Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Lombok Barat.

Ma’ad Adnan merasa sangat bangga dengan terselenggaranya CCI Series XXXI di Kabupaten Lombok Barat. “Kita inginkan semoga kegiatan CCI Series XXXI bisa menjadi agenda tahunan di Kabupaten Lombok Barat, karena ini hal yang sangat positif untuk ajang mempromosikan daerah kita,” harapnya.

Disebutkan Adnan, kegiatan CCI Series XXXI adalah yang pertama kali diadakan di Lombok Barat dari gelaran yang sudah masuk tahun ke sepuluh.

Race Director CCI XXXI, Bertali menimpali positif keinginan Ma’ad Adnan. Cuma, kata Bertali, pihak Pemkab Lombok Barat harus segera bersurat untuk bisa menjadi tuan rumah lagi di tahun depan. “Pemkab harus bersurat untuk meminta bisa menjadi tuan rumah lagi. Untuk tahun depan, seri pertama hampir pasti kita selenggarakan di Bojonegoro yang sudah minta,” terang Bertali.

Jika jauh hari ditentukan sebagai tuan rumah, imbuh Bertali, maka sosialisasi bisa lebih cepat dilakukan. “Di samping untuk mencapai target peserta, masyarakat yang menonton juga bisa mendukung pelaksanaan race,” tambah Bertali.

Untuk Kategori Individual Time Trial (ITT) dinilai berdasarkan dengan kecepatan waktu.

Dalam penilaian juara, secara keseluruhan para peserta berlomba untuk adu cepat mengumpulkan poin. Poin yang diraih pada dua seri sebelumnya, yaitu di Gunung Kidul dan Purworejo, akan diakumulasikan dengan poin di seri ketiga ini. “Final (penghitungan) nya ada di etape terakhir. Mereka berusaha secepat mungkin untuk mendapatkan poin yang tertinggi,” terang Bertali.

Misbah, salah satu peserta dari kategori Master B (50 tahun ke atas) asal Kota Mataram mengaku kegiatan CCI Series XXXI yang diadakan di Lombok Barat dianggap telah berjalan sukses. “Semoga CCI Series XXXI bisa diadakan setiap tahun dan peserta yang mendaftar bisa lebih banyak lagi,” harapnya.

Kesan yang sama diutarakan oleh Roy, peserta asal DKI Jakarta. Di tempat yang sama usai berlomba, Roy menyatakan sangat terkesan sekali dengan terselenggaranya acara CCI. Ia kagum dengan kesigapan panitia, mulai dari pengamanan dan jalurnya yang sangat bagus untuk dilewati. “Saya sangat puas sekali dengan penyelenggaraan ini, karena dukungan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Barat sangat baik dan orang-orangnya sangat ramah seperti official penyelenggara,  nyambung diajak untuk berkoordinasi. Semoga untuk tahun berikutnya lebih meriah lagi,” harapnya.

Menurut Roy yang juga Ketua Tim KGB (Kelapa Gading Bikers) yang beranggotakan 12 orang, acara seperti ini mestinya bisa diadakan setiap tahun. Apalagi event ini bagus sekali untuk menarik wisatawan dari luar yang ingin ikut lomba. (*)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid